Sistem Pertahanan Israel Lagi-lagi Ditembus Rudal Houthi, Bandara Tersibuk di Israel Jadi Sasaran

Sistem Pertahanan Israel Lagi-lagi Ditembus Rudal Houthi, Bandara Tersibuk di Israel Jadi Sasaran

Global | sindonews | Minggu, 4 Mei 2025 - 19:09
share

Sebuah rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman telah menghantam perimeter Bandara Internasional Ben Gurion,Israel. Rudak tersebut merusak jalan dan kendaraan serta menyebabkan lalu lintas udara terhenti.

Militer Israel mengonfirmasi sistem pertahanannya gagal menembak jatuh proyektil tersebut pada Minggu pagi meskipun ada beberapa upaya untuk mencegatnya, seraya menambahkan bahwa penyelidikan sedang dilakukan. Delapan orang terluka, menurut paramedis.

Pemberontak Houthi Yaman, yang telah melancarkan serangan terhadap Israel sebagai bentuk penentangan terhadap perang dan blokade Israel di Jalur Gaza, mengaku bertanggung jawab atas rudal yang diluncurkan ke bandara tersibuk di Israel.

Serangan Israel di Gaza selama lebih dari 18 bulan telah menewaskan sedikitnya 52.495 orang, termasuk 57 orang yang mati kelaparan akibat pengepungan total Israel sejak 2 Maret, menurut pejabat Palestina.

Dalam pernyataan yang disiarkan di televisi, juru bicara militer Houthi Yahya Saree memperingatkan maskapai penerbangan bahwa bandara Ben Gurion "tidak lagi aman untuk perjalanan udara".

Serangan itu menyebabkan penangguhan sementara penerbangan di bandara di Israel tengah dan beberapa penerbangan harus dialihkan. Semua pintu masuk ke bandara juga ditutup sementara sementara perjalanan kereta menuju lokasi dihentikan.

Sirene meraung-raung di Israel tengah, mendorong banyak orang untuk pindah ke tempat perlindungan, menurut media Israel.

Video lokasi jatuhnya rudal yang beredar daring menunjukkan rudal menghantam jalan penghubung di dalam perimeter bandara dengan beberapa puing berserakan di jalan-jalan yang berdekatan.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengancam akan melakukan pembalasan yang keras. "Siapa pun yang menyerang kami, kami akan membalas tujuh kali lipat," kata Katz dalam referensi yang jelas dalam Taurat yang berkaitan dengan hukuman berat, atau keadilan ilahi.

Benny Gantz, pemimpin partai Ketahanan Israel dan mantan anggota kabinet perang, mengatakan Teheran harus disalahkan atas serangan rudal oleh kelompok yang berpihak pada Iran.

"Iran-lah yang menembakkan rudal balistik ke negara Israel, dan Iran harus bertanggung jawab," katanya dalam sebuah posting media sosial tanpa memberikan bukti. "Penembakan ke negara Israel pasti akan memicu reaksi keras di Teheran."

Yair Golan, tokoh oposisi terkemuka, mengatakan jutaan warga Israel kembali berlindung di tempat penampungan, tawanan Israel yang ditahan di Gaza meninggal, biaya hidup sangat mahal bagi keluarga dan pasukan cadangan "runtuh karena beban" perang, yang dilancarkan setelah serangan yang dipimpin oleh kelompok bersenjata Palestina Hamas di Israel pada 7 Oktober 2023, yang menyebabkan tewasnya sekitar 1.139 orang, dengan lebih dari 200 orang ditawan.

"Ini penting bagi Netanyahu, ini penting bagi pemerintah," kata Golan tentang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. "Kita harus memulangkan orang-orang yang diculik dan mengakhiri perang."

Serangan Houthi terus berlanjut meskipun militer Amerika Serikat membombardir wilayah-wilayah di Yaman hampir setiap hari. Media yang dikelola Houthi melaporkan lebih banyak serangan udara AS di Yaman pada Minggu pagi.

Pesawat tempur AS melancarkan 10 serangan di distrik al-Hazm di provinsi al-Jawf dan tiga serangan di provinsi Marib, TV Al Masirah melaporkan.

Belum jelas apakah ada korban jiwa seperti yang terjadi pada beberapa serangan AS lainnya minggu ini, termasuk satu serangan terhadap pusat penahanan migran yang menewaskan puluhan orang.

Topik Menarik