Kebakaran Hanguskan Rumah di Agam, Penghuni Tewas Diduga Ketiduran Saat Memasak

Kebakaran Hanguskan Rumah di Agam, Penghuni Tewas Diduga Ketiduran Saat Memasak

Terkini | padang.inews.id | Rabu, 14 Mei 2025 - 20:10
share

AGAMiNewsPadang.id - Kebakaran menghanguskan rumah permanen di simpang Sekolah Agama, jorong Pakan Usang, nagari Koto Tuo, kecamatan Ampek Koto, kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Penghuni rumah, seorang perempuan paruh baya, Rike (52) ditemukan tewas terjebak di dalam rumah. Jasad korban ditemukan satu meter di pintu depan, diduga gagal menyelamatkan diri keluar rumah.

Nanda dan Dito, warga setempat, menyebutkan, saat kejadian korban sedang sendirian di rumah.

“Korban memang sehari-harinya sendirian di rumah, diduga dia sedang memasak lalu ketiduran,” kata Nanda menambahkan. 

Api pertama kali terlihat di bagian tengah, arah belakang rumah. “Api diduga dari arah dapur. Kami tidak melihat Rike diluar. Karena curiga pas waktu api sudah padam kami periksa ternyata begitu pintu depan dibuka terlihat korban sudah terkapar di lantai,” ungkap Dito.


Petugas dan warga mengevakuasi jenazah korban kebakaran di Ampek Koto, Agam.

Jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Ampek Koto.

 

Rince, Komandan Regu B, Pemadam Kebakaran Pemkab Agam, mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, Rabu (14/5/2025).

“Kami mendapat laporan terjadinya kebakaran pukul 16:55 WIB. Kami langsung menuju lokasi namun ditengah perjalanan hampir sampai di lokasi 65, armada terkendala adanya pengalihan arus lalu lintas karena sedang pada proyek pengaspalan jalan Ruas Padang Lua - Simpang Malalak,” kata Rince. 

Sesampai di lokasi kejadian, petugas mendapati api tengah berkobar menghanguskan rumah Rike.


Api berkobar di atas rumah warga di Ampek Koto, kabupaten Agam.
 
Lima unit mobil pemadam kebakaran kabupaten Agam di bantu pemadam kebakaran kota Bukittinggi diturunkan ke lokasi kejadian.
Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.
Selain mengakibatkan satu orang korban tewas, kebakaran ini juga menimbulkan kerugian materi sekitar Rp350.000.000,-. (*)
Topik Menarik