Lawan Terberat Carens EV Bukan BYD M6, tapi Justru Hyundai Neira
Pemesanan Kia Carens EV telah dibuka. Namun, ancaman terbesarnya bukan BYD M6, melainkan Hyundai Neira, MPV listrik satu platform yang didukung jaringan diler lebih matang.
Lawan terberat Kia Carens EV mungkin bukan BYD M6, melainkan Hyundai Neira yang lahir dari platform yang sama. Keduanya membidik keluarga yang ingin beralih ke MPV listrik tiga baris.
Kia Sales Indonesia membuka pre-book Carens EV sejak Senin (26/10/2026), setelah konsepnya tampil di GIIAS Jakarta 2026. Estimasi harganya Rp382 juta hingga Rp432 juta (OTR Jakarta).
Persoalannya, spesifikasi Carens EV disebut bisa sama dengan Neira, MPV listrik buatan Bekasi yang juga akan meluncur. Jika isinya serupa, pembeli akan menimbang hal lain di luar spesifikasi, yakni jenama dan jaringan.
Adu Jaringan
Di titik inilah Hyundai lebih unggul. Jenamanya lebih akrab di telinga konsumen Indonesia, dengan jaringan diler dan layanan purnajual yang lebih matang.Kia, sebaliknya, masih menata ulang jaringannya di bawah pengelolaan baru PT Kia Sales Indonesia. Jaringan yang dipertahankan tercatat sekitar 24 outlet purnajual, sementara situs resminya mencantumkan 43 diler. Target lebih dari 100 diler baru dikejar pada 2030.
Bagi pembeli mobil keluarga, jarak ke bengkel bukan perkara sepele. Apalagi, opsi hibrida seperti Toyota Veloz Hybrid, juga Kijang Innova Zenix yang sebanding dimensi dan harganya, tetap menggoda tanpa repot mencari tempat pengisian daya.
Baterai Lebih Kecil
Carens EV hadir dalam empat trim. Diperkirakan Air 7s dan Air Captain memakai baterai Standard 42 kWh dengan jarak tempuh 404 km. Earth 7s dan Earth Captain memakai baterai Long Range 51,4 kWh dengan jarak tempuh 490 km.Motor penggerak roda depannya bertenaga 99 kW atau sekitar 134 dk. Pengisian AC 11 kW butuh sekitar empat jam dari 10 hingga 100 persen. Dengan DC 100 kW, baterai terisi dari 10 ke 80 persen dalam sekitar 39 menit.
Bintang Chemical Bangun Pabrik Cat Refinish Rp80 Miliar di Cikande, Tantang Dominasi Merek Impor
Sebagai pembanding, BYD M6 Standard dibanderol Rp395 juta dengan baterai 58 kWh dan jarak tempuh 450 km. Tipe Superior berbaterai 71,8 kWh dengan klaim 530 km (NEDC), dijual Rp435 juta dan Rp445 juta untuk versi kursi kapten. Motornya bertenaga 150 kW dengan torsi 310 Nm, dan M6 Standard melesat 0-100 km/jam dalam 7,9 detik.
Kia belum merilis dimensi Carens EV. Versi bensinnya sepanjang 4.550 mm dengan jarak sumbu roda 2.780 mm, lebih pendek daripada M6 yang 4.710 mm dan 2.800 mm.
Meski demikian, Carens EV punya amunisi. Harganya Rp13 juta lebih murah daripada M6 di kelas termurah, dengan kabin berlayar panoramik ganda 26,6 inci, atap kaca dua panel, audio BOSE delapan pelantang, lampu ambien 64 warna, ADAS Level 2 dengan 20 fitur, dan V2L di dalam serta luar kabin.
Kia juga berencana merakitnya di dalam negeri dengan kandungan lokal mendekati 80 persen.
Untuk 240 pembeli pertama, Kia menyiapkan pengisi daya rumah 7 kW gratis atau voucher listrik Rp5 juta.
Terlepas dari harga yang lebih murah, ada satu masalah yang belum teratasi. Kia harus meyakinkan keluarga bahwa layanan purnajualnya akan menjangkau mereka, sebelum Neira datang dengan isi yang bisa sama.




