Cara Mencegah dan Mengatasi CVT Motor Matik Bunyi Gredek
JAKARTA, iNews.id - Bunyi gredek pada motor matik saat mulai berjalan atau berakselerasi menjadi salah satu gangguan yang sering dirasakan pengendara. Suara tersebut biasanya disertai getaran dan dapat menjadi tanda adanya masalah pada sistem Continuously Variable Transmission (CVT).
CVT memiliki peran penting dalam menyalurkan tenaga mesin menuju roda belakang. Karena terdiri dari sejumlah komponen yang bekerja dengan gesekan dan putaran, sistem ini membutuhkan pemeriksaan serta perawatan secara berkala.
Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, mengatakan bunyi gredek dapat muncul ketika gesekan antara kampas ganda dan mangkok kopling tidak berlangsung sempurna.
“Saat motor mulai berjalan, kampas ganda akan menempel pada mangkok kopling untuk meneruskan tenaga dari mesin ke roda belakang. Ketika permukaan kampas atau mangkok sudah kotor, licin, atau mengalami keausan, proses gesekannya menjadi tidak sempurna sehingga muncul getaran yang dirasakan pengendara sebagai bunyi gredek. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya kenyamanan berkendara yang terganggu, tetapi juga dapat mempercepat keausan komponen CVT lainnya,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulis dilansir Senin (17/8/2026).
Cara Mencegah CVT Motor Matik Bunyi Gredek
Ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan pemilik motor matik untuk menjaga sistem CVT tetap bersih dan bekerja optimal.
1. Bersihkan CVT secara berkala
Debu dari gesekan komponen dapat menumpuk di area CVT, terutama pada kampas ganda dan mangkok kopling. Karena itu, area CVT perlu diperiksa dan dibersihkan secara berkala.
Pembersihan dapat dilakukan setiap sekitar 2.000-5.000 kilometer atau menyesuaikan kondisi penggunaan motor. Motor yang sering digunakan di jalan berdebu atau dalam kondisi lalu lintas padat membutuhkan perhatian lebih terhadap kebersihan CVT.
2. Periksa kampas ganda dan mangkok kopling
Kampas ganda yang aus atau permukaan mangkok kopling yang sudah licin dapat menyebabkan gesekan tidak optimal. Kondisi tersebut bisa memunculkan bunyi gredek sekaligus getaran ketika motor mulai berjalan.
Pemeriksaan secara rutin dapat membantu mengetahui perubahan kondisi kedua komponen tersebut sebelum kerusakan menjadi lebih parah.
3. Perhatikan kondisi V-Belt
V-Belt merupakan salah satu komponen penting dalam sistem CVT. Komponen ini perlu diperiksa untuk memastikan tidak mengalami retak, getas, aus, atau perubahan kondisi lainnya.
Jika V-Belt sudah menunjukkan tanda kerusakan, penggantian perlu dilakukan sesuai rekomendasi dan hasil pemeriksaan teknisi.
4. Hindari membiarkan CVT terlalu kotor
Debu dan kotoran yang dibiarkan menumpuk dapat memengaruhi kerja komponen CVT. Kondisi tersebut juga berpotensi mempercepat keausan sejumlah komponen di dalamnya.
Cara Mengatasi CVT yang Sudah Bunyi Gredek
Jika bunyi gredek sudah muncul, pemilik motor sebaiknya tidak langsung mengabaikannya. Motor dapat dibawa ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan pada sistem CVT.
Teknisi dapat memeriksa kampas ganda, mangkok kopling, V-Belt, serta komponen CVT lainnya untuk mencari sumber suara dan getaran. Jika penyebabnya hanya debu atau kotoran, pembersihan dapat membantu mengembalikan kerja komponen. Namun, jika terdapat komponen yang sudah aus atau rusak, penggantian perlu dilakukan agar sistem CVT kembali bekerja secara optimal.
Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F Maharanto, mengatakan pemeriksaan berkala penting dilakukan sebelum muncul gejala kerusakan.
“Banyak konsumen baru datang ke bengkel setelah muncul bunyi gredek. Padahal apabila pemeriksaan dilakukan secara berkala, kondisi komponen CVT dapat diketahui lebih awal. Perawatan rutin tidak hanya menjaga performa motor, tetapi juga membuat biaya perawatan menjadi lebih ekonomis karena kerusakan dapat dicegah sejak dini,” katanya.
Dengan demikian, cara mencegah CVT motor matik bunyi gredek tidak hanya dengan membersihkan komponen ketika masalah muncul. Pemeriksaan berkala, menjaga kebersihan CVT, serta mengganti komponen yang sudah aus menjadi langkah penting untuk mempertahankan performa motor.
Jika motor matik sudah menunjukkan gejala bunyi gredek dan getaran, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan agar sumber masalah diketahui dan tidak berkembang menjadi kerusakan CVT yang lebih serius.







