Bidik MotoGP, CFMoto Berencana Bergabung dengan WorldSBK
Ambisi CFMoto untuk berkompetisi di panggung tertinggi balap motor dunia semakin terlihat jelas.
Namun, sebelum merek asal Tiongkok ini melangkah ke MotoGP, fokus mereka kini tertuju pada Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK). Ajang ini dipandang sebagai wadah terbaik untuk membangun pengalaman, menguji teknologi, dan memperkuat kapabilitas sebelum bersaing dengan pabrikan-pabrikan raksasa dunia.
Rencana tersebut diungkapkan oleh pemilik tim Aspar, Jorge "Aspar" Martinez, dalam sebuah wawancara eksklusif dengan SPEEDWEEK.com.Menurutnya, kerja sama antara Aspar dan CFMoto—yang telah diperpanjang hingga akhir tahun 2031—tidak hanya berfokus pada Moto2 dan Moto3, tetapi juga menjadi landasan bagi ambisi yang lebih besar untuk masuk ke MotoGP.
Akan tetapi, jalan menuju MotoGP bukanlah sesuatu yang bisa dicapai dalam waktu singkat.
Mengingat Moto2 menggunakan mesin standar Triumph dan Moto3 dijadwalkan menggunakan mesin Yamaha mulai musim 2028, satu-satunya wadah bagi CFMoto untuk mengembangkan mesin balapnya sendiri adalah MotoGP.Bahkan, kalangan internal meyakini bahwa pertanyaannya bukan lagi apakah CFMoto akan bergabung dengan MotoGP, melainkan kapan hal itu akan terjadi.
Namun, pengembangan program MotoGP membutuhkan masa persiapan tiga hingga lima tahun, sehingga langkah menuju WorldSBK dinilai lebih realistis untuk dilakukan dalam waktu dekat.
Langkah CFMoto ke arah tersebut juga semakin nyata setelah perusahaan mengakuisisi saham mayoritas di Kalex, produsen sasis ternama asal Jerman, pada awal tahun ini.
Akuisisi tersebut memberikan CFMoto akses terhadap keahlian pengembangan sasis dan teknologi balap yang sangat penting bagi proyek-proyek masa depan mereka.
Selama beberapa tahun terakhir, CFMoto dikabarkan telah menjajaki kemungkinan bergabung dengan WorldSBK sebagai wadah pengembangan sebelum melangkah ke MotoGP.Pada pertengahan Juni, para petinggi CFMoto—termasuk Jorge Martinez—menghadiri balapan WorldSBK di Misano, sebelum delegasi perusahaan bertemu dengan manajemen Liberty Media di Donington Park pada bulan Juli.
Menurut Martinez, arah langkah perusahaan kini telah ditetapkan. "Prioritas telah ditetapkan. Mitra kami, CFMoto, sangat berambisi untuk terjun ke Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK) sebelum melangkah ke MotoGP.
Ini merupakan investasi besar-besaran dari pabrikan asal Tiongkok tersebut dalam hal pengembangan talenta, tim, infrastruktur, dan teknologi."
Meskipun Aspar memiliki pengalaman luas di MotoGP, tim tersebut belum pernah berkompetisi di WorldSBK. Oleh karena itu, CFMoto diperkirakan akan bermitra dengan tim yang sudah ada alih-alih membangun tim baru dari nol.
Pendekatan serupa telah dilakukan oleh beberapa pabrikan Tiongkok lainnya. Sebagai contoh, ZX Moto bermitra dengan Evan Bros di kategori World Supersport, sementara QJ Motor bekerja sama dengan tim Puccetti.CFMoto 675 SR-R awalnya direncanakan untuk mendapatkan homologasi bagi kategori World Supersport.
Namun, motor tersebut gagal memenuhi rasio tenaga terhadap bobot yang ditetapkan oleh Federasi Balap Motor Internasional (FIM) dan akhirnya diklasifikasikan sebagai motor sport biasa, sehingga tidak memenuhi syarat untuk dijadikan basis bagi program WorldSBK.
Demi mewujudkan impian ini, CFMoto saat ini tengah aktif mengembangkan superbike yang benar-benar baru, yang dikenal sebagai V4 SR-RR.
Pengembangan model ini kabarnya berjalan lancar, namun sistem elektronik menjadi tantangan terbesarnya.
Berbeda dengan BMW yang menggunakan ECU hasil pengembangan bersama Bosch, sebagian besar pabrikan di WorldSBK menggunakan sistem Magneti Marelli.Oleh karena itu, partisipasi penuh CFMoto di WorldSBK diperkirakan baru akan terealisasi sekitar musim 2028.
Meski demikian, ada kemungkinan motor V4 SR-RR akan melakukan debut lebih awal—yakni setelah pertengahan musim 2027—jika CFMoto memberikan komitmen resmi untuk berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut.
Pengembangan V4 SR-RR dipimpin oleh Modena 40 (M40), pusat penelitian dan pengembangan (Litbang) CFMoto yang berlokasi di Rimini, Italia. Pusat tersebut didirikan pada tahun 2016 oleh mantan pembalap motocross sekaligus mantan karyawan Ducati, Carles Solsona, yang kini memimpin pengembangan produk dan strategi global CFMoto dengan bekerja sama erat bersama kantor pusat perusahaan di Hangzhou, Tiongkok.
Bersama Aspar di Spanyol dan Modena 40 di Italia, CFMoto kini memiliki dua fondasi yang kuat di dunia balap Eropa. Kini, yang dibutuhkan hanyalah mitra logistik dan tim teknis untuk menangani operasional WorldSBK




