Tesla dan SpaceX Siap Bangun Pabrik Chip Terbesar

Tesla dan SpaceX Siap Bangun Pabrik Chip Terbesar

Otomotif | sindonews | Senin, 23 Maret 2026 - 22:09
share

Pabrik ini akan dibangun di Texas, yang dioperasikan bersama oleh Tesla dan SpaceX, akan memproduksi chip canggih untuk memastikan swasembada chip untuk robotika, kecerdasan buatan (AI), dan pusat data berbasis ruang angkasa.

Ini akan menjadi pabrik manufaktur chip canggih yang dioperasikan bersama oleh Tesla dan SpaceX, dengan tujuan mencapai swasembada pasokan chip untuk robotika, kecerdasan buatan (AI), dan pusat data berbasis ruang angkasa.

Musk percaya bahwa industri semikonduktor saat ini berkembang terlalu lambat untuk memenuhi permintaan yang sangat besar seperti yang ia prediksi, sehingga pembangunan pabrik manufaktur chip Terafab miliknya sendiri menjadi perlu.

Proyek ini bertujuan untuk mencapai kapasitas komputasi yang sangat besar hingga 1 terawatt per tahun.

Pabrik Terafab diharapkan memproduksi mikrochip 2 nanometer dengan dua lini produk utama: satu untuk perangkat pintar di Bumi seperti mobil otonom, robotaxi, dan robot humanoid Optimus; dan yang lainnya, chip berkinerja tinggi khusus untuk lingkungan luar angkasa.Chip luar angkasa ini akan melayani SpaceX dan xAI – perusahaan kecerdasan buatan yang baru-baru ini diakuisisi oleh SpaceX pada bulan Februari.

Gubernur Texas Greg Abbott berharap proyek ini akan menjadikan negara bagian tersebut sebagai pusat semikonduktor terkemuka di dunia . Namun, banyak eksekutif industri telah menyatakan kehati-hatian.

Mereka mencatat bahwa membangun pabrik chip membutuhkan anggaran puluhan miliar dolar, mesin yang sangat kompleks, dan waktu bertahun-tahun untuk beroperasi penuh.

Secara finansial, SpaceX sedang mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO) yang memecahkan rekor pada musim panas ini untuk mengumpulkan dana sebesar USD50 miliar, yang akan meningkatkan valuasi perusahaan menjadi lebih dari USD1,75 triliun.

Pendanaan ini akan mendukung rencana SpaceX untuk meluncurkan satu juta satelit data ke orbit, yang izinnya telah diajukan kepada Komisi Komunikasi Federal (FCC).

Musk juga membagikan visinya yang berwawasan jauh ke depan tentang peluncuran satelit dari permukaan Bulan, dengan tujuan mewujudkan masa depan "kemakmuran berlimpah" bagi umat manusia.

Topik Menarik