Apriyani Rahayu Akhiri Musim 2026 Lebih Cepat, Cedera Lutut Kembali Kambuh

Apriyani Rahayu Akhiri Musim 2026 Lebih Cepat, Cedera Lutut Kembali Kambuh

Olahraga | inews | Jum'at, 6 November 2026 - 19:00
share

JAKARTA, iNews.id - Apriyani Rahayu dipastikan mengakhiri kiprahnya di berbagai turnamen bulu tangkis sepanjang 2026 lebih cepat setelah cedera lututnya kembali bermasalah. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut kini memprioritaskan pemulihan agar bisa kembali tampil pada musim depan.

Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI, Nova Widianto, menjelaskan cedera yang dialami Apriyani terjadi pada bagian lutut bekas operasi. Masalah tersebut kambuh setelah dia mengalami insiden terpeleset saat mengambil bola di area depan lapangan.

Insiden itu terjadi ketika Apriyani berpasangan dengan Bagas Maulana menghadapi wakil Thailand, Phuwanat Horbanluekit/Fungfa Korpthammakit, dalam turnamen Indonesia Masters di Kudus bulan lalu.

Akibat cedera tersebut, Apriyani/Bagas tidak bisa melanjutkan pertandingan dan memutuskan mundur pada babak 16 besar. Kondisi itu membuat rencana penampilan Apriyani di sejumlah turnamen berikutnya harus dibatalkan.

Nova mengatakan Apriyani membutuhkan waktu istirahat sekitar satu bulan. Padatnya jadwal pertandingan dalam waktu berdekatan membuat tim pelatih memilih tidak mengambil risiko dengan memaksakan dia kembali bertanding.

"Apri kemarin ada kendala di dengkulnya. Ya butuh istirahatlah. Jadi mungkin untuk tahun ini dia batal semua (ikut turnamen). Kan satu bulan istirahat, karena turnamennya kan mepet tuh," kata Nova saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Kamis (5/11/2026).

Kondisi Apriyani Mulai Membaik

Meski harus mengakhiri musim lebih awal, kondisi cedera Apriyani disebut tidak tergolong parah. Nova menjelaskan atlet berusia senior tersebut sudah mulai menjalani latihan ringan untuk mengembalikan kemampuannya secara bertahap.

"Kondisi Apri enggak parah, ya. Dan dia selama ini juga latihan juga sangat bagus, walaupun dia sudah senior tapi ada kemauan untuk menunjukkan kalau dia bisa di mix double. Kemauannya juga tinggi," ujar Nova.

Apriyani bahkan sudah kembali memegang raket dan menjalani latihan keterampilan dalam porsi terbatas. Namun, proses pemulihan tetap menjadi prioritas sebelum dia kembali menjalani latihan dengan intensitas lebih tinggi.

"Cederanya sih enggak terlalu parah. Dia sudah mulai latihan, tadi sudah mulai megang raket, skill dikit-dikit," sambungnya.

Keputusan menepikan Apriyani turut memengaruhi susunan turnamen yang sebelumnya disiapkan tim pelatih. PBSI harus menyesuaikan agenda pertandingan sekaligus mempertimbangkan kondisi fisik Apriyani untuk menghadapi persaingan pada 2027.

Sebelumnya, Apriyani masuk dalam rencana tampil di sejumlah turnamen pada November 2026. Agenda tersebut mencakup Korea Open dan Kaohsiung Masters 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 10-15 November.

Selain dua turnamen tersebut, Apriyani juga semula diproyeksikan mengikuti Syed Modi India International pada 24-29 November 2026. Namun, peluang tampil di India masih belum dapat dipastikan karena kondisi lututnya belum sepenuhnya pulih.

Nova mengungkapkan tim pelatih sebenarnya telah menyusun rencana untuk mengikutsertakan Apriyani dalam lima turnamen. Dengan keputusan mengakhiri musim lebih cepat, program pertandingan berikutnya akan disusun ulang agar lebih sesuai dengan kondisi sang atlet.

"India mungkin masih ragu-ragu. Tapi melihat kondisinya dia enggak yakin ya untuk tahun ini, mungkin next di tahun depannya agak sedikit lebih susah, karena kita sebenarnya plan dia lima turnamen kan. Jadi untuk untuk ke depannya lebih gampang," ujar Nova.

Dengan demikian, Apriyani kini diarahkan untuk menuntaskan pemulihan sebelum kembali mengejar target pada musim depan. PBSI belum mengumumkan secara terperinci jadwal comeback dia setelah seluruh agenda pertandingan 2026 dibatalkan.

Topik Menarik