PSM vs Borneo FC: Sama-Sama Koleksi 9 Poin, Juku Eja Bidik Kebangkitan
MAKASSAR, iNews.id - PSM Makassar menghadapi pekerjaan berat untuk kembali ke level permainan terbaik saat bersiap melawan Borneo FC Samarinda pada pekan kesembilan BRI Super League 2026-2027. Pelatih Darije Kalezic menyadari kebangkitan Juku Eja tidak bisa diraih secara instan.
PSM dijadwalkan bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/11/2026). Laga ini menjadi kesempatan bagi tim berjuluk Juku Eja tersebut untuk memperbaiki posisi sekaligus menguji hasil pembenahan yang sedang dilakukan.
Stefan Jevtoski dan rekan-rekannya dituntut tampil maksimal menghadapi Borneo FC. Apalagi, kedua tim memiliki perolehan poin yang sama sehingga pertandingan diperkirakan berlangsung ketat.
Kalezic memilih mengarahkan perhatian tim pada pertandingan terdekat. Pelatih asal Swiss itu tidak ingin para pemain kehilangan fokus dengan terlalu jauh memikirkan target jangka panjang.
“Kami menyibukkan dengan pertandingan yang paling dekat melawan Borneo FC," kata Kalezic dilansir dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Jumat (6/11/2026).
Justin Hubner Bongkar DM Hinaan usai Timnas Indonesia Juara: Kalian Motivasi Terbesar Saya!
Dia juga menilai PSM membutuhkan proses panjang untuk mengembalikan kekuatan tim. Pembenahan tersebut tidak hanya menuntut kerja keras para pemain, tetapi juga keterlibatan seluruh elemen klub.
"Kami harus menjalani proses dalam klub ini, proses yang sulit bagaimana mengembalikan PSM lagi ke tempat seharusnya PSM berada. Ini membutuhkan pekerjaan yang tidak mudah seperti PSM pada musim-musim lalu,” sambungnya.
PSM dan Borneo FC Sama-Sama Mengoleksi 9 Poin
Tantangan PSM terlihat dari posisi mereka di klasemen sementara. Hingga menjelang pekan kesembilan, Juku Eja berada di peringkat kesembilan dengan koleksi sembilan poin dari delapan pertandingan.
Catatan PSM sejauh ini terdiri atas dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan. Produktivitas serta performa tim masih perlu ditingkatkan jika ingin merangkak naik ke papan klasemen.
Borneo FC juga mengumpulkan sembilan poin dari jumlah pertandingan yang sama. Tim asuhan Mauro Jeronimo menempati posisi kedelapan, satu tingkat di atas PSM, berkat keunggulan selisih gol.
Borneo FC memiliki selisih gol minus dua, sedangkan PSM mencatatkan minus empat. Perbedaan tersebut membuat kedua tim berada dalam jarak yang sangat dekat di klasemen sementara BRI Super League 2026-2027.
Situasi itu menjadikan duel di Stadion Segiri penting bagi kedua kesebelasan. Tambahan tiga poin berpeluang membantu PSM memperbaiki peringkat sekaligus melewati pesaing langsungnya jika hasil pertandingan mendukung.
Namun, Kalezic menegaskan fokus utama tim bukan sekadar mengejar posisi di klasemen. Dia ingin para pemain menjalani proses pembenahan secara bertahap dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi Borneo FC.
PSM kini memiliki kesempatan membuktikan perkembangan mereka saat bertamu ke markas Pesut Etam. Hasil pertandingan tersebut juga menjadi bagian penting dari upaya Juku Eja mengembalikan performa kompetitif seperti pada musim-musim sebelumnya.









