Marc Marquez Bisa Kunci Juara Dunia di MotoGP Qatar 2026, Jorge Martin Pasrah
DOHA – Persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 makin memanas menjelang balapan di Sirkuit Lusail, Qatar. Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, harus berjuang ekstra keras menjaga peluang juaranya tetap terbuka di tengah kondisi fisik yang jauh dari kata sempurna akibat cedera pergelangan tangan kanan.
Martin mengungkapkan kondisi pergelangan tangannya memang menunjukkan peningkatan dibanding saat di Malaysia, tempat ia terpaksa membatalkan upaya comeback-nya. Dari kondisi yang diperkirakan hanya 20 persen di Sepang, kini kondisinya membaik hingga kisaran 50 persen.
Kendati demikian, Martin jujur mengakui bahwa kondisinya belum pulih total sebelum menjalani pemeriksaan medis terakhir pada Jumat (6/11/2026) siang jelang sesi latihan bebas pertama.
"Tanpa gips, saya merasa jauh lebih baik," ujar Martin dikutip dari MotoGP.com, Jumat (6/11/2026).
1. Berjuang Menahan Rasa Sakit
Pembalap asal Spanyol itu menjelaskan dokter memutuskan melepaskan gips untuk mengembalikan fleksibilitas dan kekuatannya. Meski rasa sakit berkurang, situasi medisnya masih menjadi tantangan utama di lintasan.
"Situasinya memang seperti ini, tulangnya masih patah, tetapi saya akan mencoba berkendara sebaik mungkin. Saya akan berusaha membalap dengan menahan rasa sakit, dan kita lihat saja apakah saya mampu menyelesaikan pekan balapan ini," sambung Martin.
Martin menambahkan, jika mampu memaksimalkan potensi 50 persen tersebut ke dalam gaya balapnya, ia berharap bisa meraih hasil bagus dan memetik poin penting. Sebab baginya, segala kemungkinan masih bisa terjadi di arena balap motor paling bergengsi ini.
Situasi di papan klasemen membuat beban Martin cukup berat. Ia diwajibkan mencetak setidaknya delapan poin di Qatar untuk memastikan perburuan gelar tidak berakhir lebih cepat dan terus berlanjut hingga seri berikutnya di Portimao, sekalipun Marc Marquez meraih poin maksimal.
2. Nasib di Tangan Marquez
Timnya Valentino Rossi Perkenalkan Livery Khusus MotoGP Mandalika 2026, Ada Burung Garuda!
Membicarakan posisi Marquez yang berada di puncak persaingan, Martin memberikan pandangannya yang cukup menarik. Ia menganggap tekanan terbesar saat ini berada di pundak kompatriotnya tersebut.
"Tentu saja, Marc adalah satu-satunya orang yang bisa kehilangan atau memenangkan gelar ini. Itu berada di luar kendali saya, tetapi saya berharap dia tidak menguncinya pekan ini!" imbuh Martin.









