Marc Marquez soal Jorge Martin Mundur dari Practice MotoGP Malaysia 2026: Tidak Peduli!
SELANGOR – Marc Marquez mengaku tidak peduli dengan keputusan Jorge Martin mundur dari sesi Practice MotoGP 2026 demi menghemat tenaga. Pembalap tim Ducati Lenovo itu hanya fokus mencapai angka maksimal 37 dari Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, pekan ini.
Martin mundur dari sesi Practice pada Jumat (30/10/2026) siang WIB setelah hanya menyelesaikan 1 lap. Keputusan diambil untuk memberi waktu istirahat ekstra guna memulihkan cedera di pergelangan tangannya.
1. Tidak Peduli
Seperti diketahui, Martin menderita cedera retak di pergelangan tangannya usai terjatuh pada Sprint Race MotoGP Australia 2026 pekan lalu. Ia nekat turun di Malaysia demi semakin tidak tertinggal dari Marquez dalam perebutan gelar juara dunia.
Ketika ditanya soal cedera yang memaksa Martin mundur dari sesi practice, Marquez memberi jawaban gamblang. Ia mengaku tidak peduli dan hanya akan fokus meraup 37 poin maksimal dari Sprint Race serta balapan utama.
“Ya, saya tidak peduli (dengan Jorge Martin). Posisi saya dalam kejuaraan ini berada di tangan saya sendiri, jadi saya berusaha untuk meraih poin sedekat mungkin dengan angka 37,” kata Marquez, dikutip dari Crash, Jumat (30/10/2026).
“Kami melihat Ducati juga tampil baik di sini bersama Alex (Marquez) dan (Fabio) Di Giannantonio, jadi kita lihat saja nanti,” sambung pria asal Spanyol itu.
2. Fokus
Marquez sendiri berhasil mendominasi hari pertama dengan memuncaki klasemen di latihan bebas 1 (FP1) dan Practice. Tapi, ia mencoba mengingatkan segalanya bisa berubah seiring waktu.
“Tapi, ini baru Jumat. Seperti yang bisa kita lihat di banyak sirkuit tahun ini, di Assen (Belanda), di Mandalika (Indonesia), akhir pekan bisa berubah (dengan cepat). Jadi, kami harus tetap tenang,” sahut Marquez.
Pria berusia 33 tahun itu tidak menampik tetap memperhatikan pembalap lain di MotoGP Malaysia 2026 Tapi, sekali lagi, fokus utamanya adalah pada mencari kecepatan di motor Ducati Desmosedici GP 26 bernomor 93.
“Saya tidak tahu apakah patahan tulangnya menyeluruh atau tidak, tetapi jika memang demikian, dia sudah terlalu banyak beraktivitas,” tutup Marquez.









