Hasil French Open 2026: Tiwi/Fadia Bikin Ana/Trias Gigit Jari! Tertinggal 14-19, Bangkit Rebut 7 Poin Beruntun
PARIS, iNews.id – Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, menciptakan kebangkitan dramatis saat mengalahkan kompatriotnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari di French Open 2026. Tiwi/Fadia sempat tertinggal 14-19 pada gim pertama sebelum merebut tujuh poin beruntun untuk membalikkan keadaan.
Duel sesama wakil Indonesia tersebut berlangsung pada babak 32 besar French Open 2026 di Arena Grand Paris, Tremblay-en-France, Prancis, Selasa (20/10/2026). Tiwi/Fadia menyingkirkan Ana/Trias yang berstatus unggulan ketujuh melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-14.
Kemenangan ini terasa berbeda bagi Tiwi. Pasalnya, dia harus berhadapan dengan Febriana Dwipuji Kusuma atau Ana, pemain yang pernah menjadi pasangannya selama bertahun-tahun sebelum keduanya berpisah.
Siti Fadia Silva Ramadhanti juga mengakui pertandingan tersebut memiliki tantangan tersendiri. Kedua pasangan sudah saling memahami karakter permainan karena terbiasa berlatih bersama.
"Senang bisa menang tapi sangat disayangkan harus ketemu teman sendiri di babak pertama. Kami sudah tahu pola permainan masing-masing, di latihan pun selalu ramai, menang-kalah hasilnya termasuk dengan Rachel/Febi. Jadi tadi siapa yang lebih siap, dia yang akan bisa menang," ujar Fadia seusai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Tertinggal 14-19, Tiwi/Fadia Balikkan Keadaan
Momen paling menentukan terjadi pada penghujung gim pertama. Tiwi/Fadia berada dalam posisi sulit setelah tertinggal lima angka, tetapi berhasil membalikkan situasi tanpa mengubah pola permainan secara drastis.
"Tadi kami sempat tertinggal 14-19 di gim pertama tapi kami bisa meraih 7 poin beruntun. Tidak ada yang diubah, kami coba lebih mengingatkan dan meyakinkan satu sama lain saja serta lebih percaya diri. Jaga komunikasi dan berikan yang terbaik," kata Fadia.
Fadia mengungkapkan tekanan juga datang dari hasil kurang memuaskan pada turnamen-turnamen sebelumnya. Situasi tersebut sempat memengaruhi permainan mereka pada awal pertandingan.
"Di awal kami cukup tertekan karena ada kepikiran juga hasil turnamen-turnamen sebelumnya kurang baik jadi ada tekanan sendiri," ungkapnya.
Keberhasilan merebut gim pertama membuat Tiwi/Fadia bermain dengan kepercayaan diri lebih tinggi. Mereka mampu mempertahankan cara mendapatkan poin yang terbukti efektif hingga akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan 21-14.
"Setelah unggul di gim pertama, lebih yakin dan lebih lepas pasti ya tapi pelajaran di gim pertama kami jadi tahu kami dapat poin dari cara yang seperti apa dan itu diteruskan di gim kedua," ujar Tiwi.
Tiwi kemudian mengungkapkan perasaan tidak biasa ketika harus bertanding melawan Ana dalam pertandingan resmi. Keduanya pernah membangun kerja sama dalam waktu lama, tetapi kini harus saling mengalahkan demi melanjutkan perjalanan di French Open 2026.
"Rasanya memang cukup aneh akhirnya melawan Ana di pertandingan kompetitif setelah sebelumnya kami berpasangan sangat lama. Kami sama-sama mau menang pastinya," tutur Tiwi.
Kemenangan ini membawa Tiwi/Fadia melaju ke babak 16 besar French Open 2026. Mereka berhasil melewati tekanan pertandingan sesama pemain Indonesia sekaligus mengakhiri perjuangan Ana/Trias lebih awal di turnamen tersebut.









