Daftar 2 Wajah Baru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Ada Wonderkid Persib

Daftar 2 Wajah Baru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Ada Wonderkid Persib

Olahraga | inews | Sabtu, 19 September 2026 - 09:28
share

JAKARTA, iNews.id - Timnas Indonesia memiliki dua debutan naturalisasi dalam skuad FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka adalah Luke Vickery dan Dion Markx, yang mendapat kesempatan membuktikan kualitas di level senior.

Luke Vickery dan Dion Markx menjadi dua nama baru dalam skuad Timnas Indonesia pada FIFA ASEAN Cup 2026. Keduanya berstatus pemain naturalisasi dan kini memiliki peluang mencatatkan debut bersama tim senior.

Dion Markx lebih dulu berstatus Warga Negara Indonesia (WNI). Pemain yang berposisi sebagai bek tersebut resmi menjadi WNI pada 8 Februari 2025.

Markx menjalani sumpah setia sebagai WNI bersama Ole Romeny dan Tim Geypens. Sebelum mendapat kesempatan bersama tim senior, Markx sudah memperkuat Timnas Indonesia U-20 dan U-23.

Namun, pemain kelahiran Belanda tersebut belum pernah tampil untuk Timnas Indonesia senior. Kesempatan di FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi momentum bagi Markx untuk menunjukkan kemampuannya di level tertinggi.

Saat ini Markx memperkuat Persita Tangerang dengan status pemain pinjaman dari Persib Bandung. Persib berharap pemain bertahan tersebut dapat berkembang lebih jauh selama menjalani masa peminjaman bersama klub berjuluk Pendekar Cisadane.

Sementara itu, Vickery memiliki perjalanan naturalisasi yang lebih baru. Pemain berusia 20 tahun tersebut resmi menjadi WNI pada 16 Juli 2026.

Vickery baru sekali mengikuti latihan Timnas Indonesia sebelum proses naturalisasinya selesai. Dia menjalani sumpah setia sebagai WNI di Sydney, Australia, ketika Timnas Indonesia sedang berlaga dalam Piala AFF 2026.

Pada musim 2026/2027, Vickery masih tercatat sebagai pemain Macarthur FC yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Australia. Dia belum mendapatkan jam terbang pada musim tersebut karena kompetisi belum dimulai.

Catatan Vickery pada musim sebelumnya cukup menonjol. Dia tampil dalam 24 pertandingan A League dengan torehan lima gol dan dua assist.

Selain itu, Vickery juga mencatatkan dua gol dan satu assist di AFC Champions League 2. Catatan tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang dibawa sang pemain sebelum mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia senior.

Kehadiran Vickery dan Markx membuat persaingan di dalam skuad Timnas Indonesia semakin terbuka. Keduanya harus menunjukkan kualitas jika ingin mendapatkan kepercayaan lebih dari pelatih John Herdman.

Herdman tampaknya ingin melihat langsung kemampuan kedua pemain tersebut. Jika mampu memenuhi ekspektasi, peluang Markx dan Vickery untuk masuk skuad Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 tetap terbuka.

Karena itu, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan penting bagi Markx dan Vickery untuk membuktikan diri. Keduanya harus mampu bersaing dengan pemain lain yang sudah lebih dulu mendapat pengakuan dari Herdman.

Persaingan tersebut membuat posisi Markx dan Vickery tidak otomatis aman hanya karena keduanya berstatus pemain naturalisasi. Kualitas di lapangan tetap menjadi faktor penting untuk menentukan peluang mereka dalam skuad Timnas Indonesia.

Dengan pengalaman di level U-20 dan U-23 serta kiprahnya bersama Persita, Markx memiliki kesempatan menunjukkan perkembangan dirinya. Sementara Vickery datang dengan pengalaman bermain di A League dan AFC Champions League 2.

Kedua pemain tersebut kini memiliki target yang sama: memaksimalkan kesempatan bersama Timnas Indonesia senior. Penampilan mereka di FIFA ASEAN Cup 2026 dapat menjadi salah satu penilaian Herdman sebelum menyusun skuad untuk agenda berikutnya, termasuk Piala Asia 2027.

Topik Menarik