Atletico Madrid vs Real Madrid, Simeone Kejar Kemenangan Perdana atas Mourinho
MADRID, iNews.id – Atletico Madrid vs Real Madrid akan tersaji dalam Derby Madrid pada jornada ke-7 Liga Spanyol 2026-2027, Minggu (20/9/2026) malam WIB. Duel di Riyadh Air Metropolitano itu tidak hanya mempertemukan dua rival sekota, tetapi juga menghadirkan pertarungan taktik antara Diego Simeone dan Jose Mourinho.
Derby Madrid selalu menjadi salah satu pertandingan paling ditunggu dalam kalender sepak bola Spanyol. Kali ini, duel tersebut memiliki cerita tambahan karena Simeone berusaha meraih kemenangan derby liga pertamanya atas Mourinho.
Dua pelatih dengan reputasi besar di sepak bola Eropa itu kembali bertemu setelah lebih dari satu dekade. Pertemuan pertama mereka terjadi pada April 2012 ketika Real Madrid asuhan Mourinho mengalahkan Atletico Madrid 4-1 di Estadio Vicente Calderón.
Dalam catatan pertemuan mereka di LaLiga, Mourinho memiliki tiga kemenangan atas Simeone. Sementara itu, pelatih asal Argentina tersebut belum pernah mengalahkan Mourinho dalam pertandingan kasta tertinggi.
Namun, Simeone pernah merasakan kemenangan penting atas Mourinho. Momen tersebut terjadi pada final Copa del Rey 2013 ketika Atletico Madrid mengalahkan Real Madrid 2-1 melalui babak tambahan waktu di Santiago Bernabéu.
Kemenangan itu menjadi salah satu momen bersejarah bagi Simeone karena menjadi trofi domestik pertama yang dia persembahkan sejak menangani Atletico Madrid.
Mourinho juga pernah kembali berhadapan dengan Atletico saat menangani Chelsea. Pada semifinal Liga Champions, Chelsea bermain imbang 0-0 di markas Atletico, tetapi Los Rojiblancos menang 3-1 pada leg kedua untuk melaju ke final.
Simeone Hadapi Ujian Berat Hentikan Mbappe
Meski duel Simeone dan Mourinho menjadi perhatian utama, ancaman terbesar Real Madrid tetap berada pada sosok Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis itu menjalani awal musim luar biasa dan menjadi motor utama serangan Los Blancos.
Mbappe sudah mencatatkan delapan gol dan dua assist dalam tujuh pertandingan di seluruh kompetisi musim ini. Performa tersebut melanjutkan konsistensinya setelah menjadi pencetak gol terbanyak LaLiga dalam dua musim terakhir.
Setelah mencetak 31 gol pada musim pertamanya dan 25 gol pada musim kedua bersama Real Madrid di LaLiga, Mbappe sudah mengoleksi tujuh gol di liga musim ini.
Terbaru, Mbappe mencetak gol saat Real Madrid menang 3-2 atas Elche di Estadio Manuel Martínez Valero. Dia juga memberikan assist untuk Carlos Espí pada masa tambahan waktu.
Sebelumnya, Mbappe tampil gemilang dengan mencetak dua gol melawan Rayo Vallecano dan hat-trick saat menghadapi Real Sociedad. Kedua pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Real Madrid 4-1.
Meski tampil tajam, Mbappe masih memiliki catatan kurang maksimal dalam laga tandang. Dia gagal mencetak gol saat Real Madrid menghadapi Espanyol dan ketika kalah 0-1 dari Real Betis.
Pada pertandingan melawan Real Betis, Mbappe sebenarnya memiliki peluang menyamakan kedudukan melalui penalti pada menit akhir pertandingan. Namun, eksekusinya gagal sehingga Real Madrid harus pulang tanpa poin.
Kini, Atletico Madrid memiliki tantangan besar untuk menghentikan laju Mbappe. Jika Simeone mampu meredam pemain berusia 27 tahun tersebut, peluang Los Rojiblancos untuk meraih kemenangan derby semakin terbuka.









