5 Kali Gagal Raih Poin saat Balapan Utama, Marco Bezzecchi : Posisi Saya Tertinggal, tapi Belum Berakhir
JAKARTA - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, bertekad bangkit pada sisa seri MotoGP 2026. Ia bertekad meraup poin sebanyak mungkin pada seri tersisa.
1. Bezzecchi Belum Menyerah
Diketahui, pembalap Italia itu gagal meraih poin pada 5 balapan utama di 7 seri terakhir. Kini, ia tertahan di posisi 3 klasemen sementara. Bezzecchi tak hanya tertinggal dari rekan setimnya yakni Jorge Martin, tapi juga pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez yang meraup 274 poin.
Pasalnya, ketika performa Bezzecchi melorot dalam 7 balapan terakhir, Marc Marquez justru mampu meraup poin maksimal pada 5 balapan utama di 7 seri terakhir.
Meski kini posisinya kian tertinggal, Bezzecchi menyebut musim masih panjang. Ia pun bertekad kembali ke performanya seperti pada awal musim.
"Musim ini masih sangat panjang, target saya tetap sama, yaitu berusaha kembali ke performa terbaik seperti di awal musim," ujar Bezzecchi kepada situs resmi MotoGP setelah balapan.
Ia menilai, Marc Marquez telah tampil dengan baik. Rekan setimnya yakni Jorge Martin juga tampil mengesankan sejak awal musim.
“Sayangnya, posisi saya saat ini agak tertinggal, namun segalanya belum berakhir,” tuturnya.
Bezzecchi mengatakan, masih banyak poin yang diperebutkan. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin,” ucapnya.
Untuk saat ini, ia mengaku bakal lebih fokus ke diri sendiri, sembari membenahi sejumlah aspek.
“Namun untuk saat ini, saya lebih fokus pada diri sendiri. Saya berusaha memperbaiki banyak hal dan ada banyak aspek yang perlu saya benahi,” ujar Marco Bezzecchi.
2. Crash di San Marino
Teranyar, pada MotoGP San Marino, Minggu (13/9/2026), Marco Bezzecchi terjatuh di tikungan 13 pada lap pertama. Padahal saat itu, ia tengah memimpin balapan.
Bezzecchi menambahkan, motornya sempat sedikit tidak stabil saat melewati rangkaian tikungan kanan berkecepatan tinggi menuju Tikungan 13. Hingga akhirnya, ia keluar dari jalur balap ideal saat memasuki zona pengereman.
"Tentu saja, saat tangki bahan bakar penuh, Anda harus mengatur titik pengereman dengan sedikit lebih baik," ucapnya.
"Motor saya sempat sedikit bergoyang di bagian lintasan yang cepat, jadi saat mengerem, saya tidak bisa menutup jalur dengan sempurna dan sayangnya saya kehilangan kendali roda depan," ujarnya.









