Jose Mourinho Sindir Barcelona jelang Laga Real Madrid, Soroti Perlakuan Berbeda kepada Vinicius Junior
MADRID, iNews.id – Jose Mourinho, menyoroti perlakuan berbeda terhadap Vinicius Junior menjelang pertandingan Real Madrid melawan Real Sociedad, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. Pelatih Real Madrid tersebut menilai bintang asal Brasil itu kerap mendapatkan perlakuan keras dari lawan hingga memicu situasi yang tidak dia sukai.
Komentar Mourinho muncul dalam konferensi pers jelang laga Liga Spanyol 2026-2027 sekaligus menjadi momen kembalinya dia ke Santiago Bernabeu. Saat ditanya mengenai isu kepemimpinan wasit dan dugaan perbedaan perlakuan antara Real Madrid dan Barcelona, Mourinho memilih memberikan tanggapan terkait pengalaman Vinicius.
"Saya tidak menonton semua pertandingan kedua tim musim lalu, jadi saya tidak bisa banyak mengatakan," ujar Mourinho, dikutip dari Forbes.
Namun, Mourinho menilai perlakuan terhadap Vinicius terlihat berbeda dibandingkan pemain lain. Menurut dia, kondisi tersebut membuat lawan semakin berani melakukan pelanggaran keras terhadap pemain berusia 25 tahun tersebut.
"Yang bisa saya katakan adalah perbedaan perlakuan terhadap Vinicius Jr dibandingkan pemain lain sangat jelas. Itu sudah masuk dalam sebuah lingkaran. Lawan merasa mereka bisa melakukan hal tersebut dan mereka melakukannya," kata Mourinho.
Pelatih asal Portugal itu juga menyinggung insiden saat Real Madrid menang 2-1 atas Espanyol. Dalam pertandingan tersebut, Vinicius mendapatkan tendangan di bagian punggung dari pemain Espanyol, Cala, yang juga mencetak gol untuk timnya.
"Mereka menendangnya. Itu adalah sebuah agresi, seharusnya itu kartu merah," ucap Mourinho.
Mourinho Tetap Percaya Wasit Spanyol
Meski mengkritik keputusan dalam beberapa insiden, Mourinho tetap menyatakan kepercayaannya terhadap kualitas wasit Spanyol. Dia menilai kesalahan keputusan bisa terjadi dalam pertandingan sepak bola.
"Selain beberapa hal, saya sangat menyukai kepemimpinan wasit. Saya memahami jika kartu merah untuk tendangan kepada Vinicius tidak diberikan karena wasit tidak melihatnya," tutur Mourinho.
Mourinho juga menyoroti peran asisten wasit dan VAR dalam kejadian tersebut. Dia menilai teknologi VAR seharusnya bisa membantu mengambil keputusan lebih tepat.
"Saya memahami ofisial keempat tidak menginginkannya, dan saya bisa mengatakan VAR tidak menjalankan tugasnya dengan sangat baik," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Mourinho juga menyinggung isu kontroversi keputusan wasit yang pernah dikaitkan dengan Barcelona. Meski memberikan sindiran terselubung, dia menegaskan tetap percaya terhadap sistem perwasitan.
"Saya selalu mempercayainya, termasuk di Liga Champions. Saya tidak berpikir seperti, 'dia adalah teman Negreira'. Tidak. Mereka memang pernah memiliki keputusan yang memengaruhi hasil, tetapi itu terjadi," ujar Mourinho.
Pertandingan melawan Real Sociedad menjadi laga spesial bagi Mourinho karena menjadi penampilan pertamanya di Santiago Bernabeu setelah meninggalkan Real Madrid pada 2013. Namun, dia menolak mendapatkan perlakuan istimewa dari suporter.
"Saya tidak ingin Bernabeu menerima saya dengan cara khusus. Saya ingin mereka menyambut tim dengan semangat mereka. Pada satu titik, cinta itu melewati fase sulit musim lalu. Sekarang kami tidak memulai dari nol," ucap Mourinho.
Kembalinya Mourinho ke Real Madrid menjadi perhatian besar karena dia pernah membawa klub tersebut meraih gelar LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol pada periode pertamanya di Bernabeu.









