Bos Aprilia Waspadai Ancaman Marc Marquez di MotoGP Aragon 2026

Bos Aprilia Waspadai Ancaman Marc Marquez di MotoGP Aragon 2026

Olahraga | okezone | Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:42
share

JAKARTA - Aprilia mewaspadai ancaman dari para pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, pada MotoGP Aragon 2026. Pasalnya, MotoGP Aragon merupakan salah satu seri favorit Marc Marquez. 

Pada seri sebelumnya, Aprilia Racing menguasai MotoGP Silverstone. Namun, situasinya mungkin berbeda ketika MotoGP kembali bergulir di Aragon pada akhir Agustus.

Pada MotoGP Inggris 2026, Aprilia mendominasi. Jorge Martin memenangi sprint pada Sabtu dan Raul Fernandez menjadi juara pada Minggu.

Melansir Spotvnow, Selasa (25/8/2026), hasil tersebut membuat tiga pembalap Aprilia berada di atas Marc Marquez dalam klasemen kejuaraan. Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura kini menempati tiga posisi teratas. Sementara Marc Marquez berada di urutan keempat.

1. Waspadai Marc Marquez

Namun, CEO Aprilia, Massimo Rivola, menilai hasil di Silverstone tidak dapat dijadikan patokan menjelang tiga balapan berikutnya, terutama karena Aragon merupakan salah satu sirkuit tersukses bagi Marquez.

“Saya rasa Aragon memang sirkuit Marc, sementara Misano World Circuit dan Red Bull Ring lebih cocok untuk Ducati,” kata Rivola seperti dikutip Moto.it.

Namun, ia mengatakan, sejak pertengahan tahun lalu, Aprilia sudah menunjukkan semakin kompetitif di lebih banyak sirkuit dibandingkan sebelumnya.

“Dengan dua pembalap yang kami miliki dan tim yang sedang dalam performa bagus, saya tidak ingin mengatakan bahwa kami tidak takut kepada siapa pun. Tetapi, kami pasti akan bersaing hingga akhir,” ujarnya.

 

2. Rekor Marquez di Aragon

Rekor Marquez di Aragon menjelaskan mengapa Rivola memilih untuk tetap berhati-hati.

Pembalap Spanyol itu telah meraih tujuh kemenangan MotoGP di sirkuit tersebut. Sementara tidak ada pembalap lain yang pernah menang lebih dari dua kali sejak Aragon masuk kalender kejuaraan pada 2010.

Setelah kehilangan poin berharga di Silverstone, Aragon menjadi kesempatan terbaik bagi Marquez untuk kembali memberikan tekanan kepada para pembalap Aprilia dalam perebutan gelar juara dunia.

Topik Menarik