Vietnam vs Thailand: Kim Sang-sik Siapkan Tarian Spesial jika Juara Piala AFF 2026
HANOI, iNews.id – Timnas Vietnam berada di ambang mempertahankan gelar Piala AFF 2026 setelah mengantongi keunggulan agregat 2-0 atas Thailand pada leg pertama final. Pelatih Kim Sang-sik bahkan berjanji akan ikut menari bersama para pemain jika The Golden Star Warriors berhasil mengangkat trofi di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi.
Vietnam akan menjamu Thailand pada leg kedua final Piala AFF 2026, Rabu (26/8/2026) malam. Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, pasukan Kim Sang-sik hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara sekaligus mencatat sejarah baru dalam turnamen sepak bola Asia Tenggara.
Pada pertandingan leg pertama di Bangkok, Sabtu (22/8/2026), Vietnam berhasil mengalahkan Thailand 2-0. Gol Nguyễn Hai Long dan Nguyễn Quang Hải pada babak kedua membuat Vietnam memiliki modal besar menjelang laga penentuan.
Meski unggul dua gol, Kim Sang-sik meminta para pemainnya tetap fokus. Dia menilai perjuangan belum selesai karena Timnas Thailand masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan pada pertandingan terakhir.
"Kami akan memainkan pertandingan terakhir dan para pemain sudah mempersiapkan diri dengan sangat baik. Mereka telah bekerja keras selama dua bulan terakhir hingga mencapai final. Besok kami akan terus berusaha memberikan pertandingan yang luar biasa dan mencoba menciptakan kenangan indah untuk semua orang," ujar Kim, dikutip dari Aseanutdfc.
Kim Sang-sik Ingin Menari Jika Vietnam Juara
Kim Sang-sik dikenal memiliki momen unik dalam merayakan keberhasilan tim. Mantan bek Timnas Korea Selatan itu pernah menjadi sorotan setelah melakukan tarian di lapangan usai membawa Jeonbuk Hyundai Motors FC meraih gelar Liga Korea Selatan 2022.
Kini, dia berpeluang kembali melakukan aksi serupa jika Vietnam mampu mempertahankan keunggulan atas Thailand.
"Jika para pemain dan pendukung ingin saya menari, saya akan menari. Saya sangat berharap Nguyễn Đình Bắc bisa mencetak gol dan jika dia mencetak gol, mungkin dia dan saya bisa merayakannya dengan menari bersama," kata Kim.
Jika Vietnam menjadi juara, keberhasilan tersebut akan menjadi sejarah baru bagi sepak bola negara tersebut. Vietnam sebelumnya telah memenangkan gelar regional pada 2008, 2018, dan 2024, tetapi belum pernah berhasil mempertahankan trofi secara beruntun.
Kim Sang-sik juga berpeluang masuk daftar pelatih yang mampu membawa tim meraih gelar Piala AFF secara berturut-turut. Dia bisa menjadi pelatih kelima yang mencatat prestasi tersebut setelah Raddy Avramovic, Peter Withe, Kiatisuk Senamuang, dan Mano Pölking.
Jelang laga final, antusiasme pendukung Vietnam sangat tinggi. Kim mengaku mendapat banyak permintaan tiket dari orang-orang terdekat hingga harus mempertimbangkan mematikan telepon karena tingginya permintaan.
"Saya tahu kami memiliki keuntungan, tetapi sampai sekarang kami belum mendapatkan apa pun. Besok saya akan meminta para pemain untuk melakukan yang terbaik agar mendapatkan hasil yang kami inginkan," ucap Kim.
Sementara itu, penyerang Vietnam Nguyễn Đình Bắc mengaku siap tampil maksimal di hadapan suporter yang memenuhi Stadion My Dinh. Dia menyebut dukungan besar dari publik Vietnam menjadi motivasi tambahan bagi tim.
"Tim sangat senang karena kami menerima banyak dukungan dari para penonton. Saya tahu tiket pertandingan ini sangat diminati dan jika stadion penuh, kami akan berusaha menampilkan permainan terbaik untuk para penggemar," ujar Đình Bắc.
Pemain berusia 22 tahun tersebut saat ini menjadi salah satu pencetak gol terbanyak Piala AFF 2026 bersama rekan setimnya Nguyen Xuan Son dengan koleksi lima gol. Namun, dia menegaskan target utama tetap kemenangan tim, bukan pencapaian pribadi.
"Hingga saat ini Xuan Son dan saya tidak fokus pada target individu. Jika tim bisa menang besok, itu adalah kemenangan terbesar dan kami akan berusaha memberikan kemenangan untuk para penonton," tutur Dình Bac.
Dengan keunggulan 2-0, Vietnam berada di posisi lebih menguntungkan. Namun, Kim Sang-sik tetap meminta anak asuhnya tampil disiplin karena satu kesalahan bisa mengubah jalannya pertandingan.









