Timnas Basket 3x3 Tancap Gas Menuju Asian Games 2026, Satu Pemain Dipanggil Gantikan Daffa Dhoifullah
JAKARTA, iNews.id – Timnas Basket 3x3 Indonesia langsung meningkatkan intensitas persiapan menuju Asian Games 2026 setelah tampil di FIBA 3x3 Challenger Batam Stop 2026. Skuad asuhan Head Coach Nico Donnda Fritzgerald kini menjalani latihan intensif di GBK Arena dengan fokus memperbaiki berbagai aspek permainan.
Latihan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Para pemain terus mendapatkan menu latihan yang dirancang untuk meningkatkan akurasi, pemahaman taktik, stamina, serta kesiapan mental menghadapi pertandingan.
Evaluasi penampilan di Batam menjadi salah satu dasar dalam program latihan terbaru. Tim pelatih berupaya memperbaiki kekurangan yang terlihat saat tampil di turnamen tersebut sebelum memasuki persaingan Asian Games.
Intensitas latihan juga dibuat tetap tinggi. Para pemain tidak hanya menjalani latihan fisik, tetapi juga mendapatkan berbagai skema permainan yang menguji fokus dan kedisiplinan.
Manajer Timnas Basket 3x3 Indonesia, Bastian Arief, mengatakan terdapat perubahan dalam komposisi pemain selama masa persiapan. Perubahan tersebut terjadi setelah Daffa Dhoifullah memenuhi panggilan training camp Timnas Basket 5x5 di Dewa United Arena.
"Sebagai gantinya, kami memanggil Almando Davin dari Bogor Hornbills," jelas Bastian dalam keterangannya.
Masuknya Almando Davin membuat persiapan Timnas Basket 3x3 tetap berjalan dengan komposisi yang disesuaikan. Pemain Bogor Hornbills tersebut mendapat kesempatan mengikuti program bersama skuad 3x3 menuju ajang multiolahraga terbesar di Asia.
Fokus Evaluasi Batam dan Asian Games 2026
Bastian memastikan intensitas latihan akan terus dipertahankan hingga rombongan Timnas Basket 3x3 Indonesia berangkat ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
"Latihan ini untuk persiapan menuju Asian Games 2026. Program latihan kami maksimalkan. Persiapan kita fokuskan pada evaluasi dari penampilan kemarin di Batam," kata Bastian.
Pernyataan tersebut memperlihatkan evaluasi FIBA 3x3 Challenger Batam Stop 2026 menjadi bagian penting dalam menentukan program latihan berikutnya. Tim pelatih ingin memastikan setiap kekurangan mendapatkan perhatian sebelum kompetisi dimulai.
Selain aspek teknik, penguatan stamina juga menjadi perhatian. Karakter permainan 3x3 menuntut pemain memiliki kondisi fisik yang kuat karena pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dan membutuhkan respons cepat.
Pemahaman taktik juga terus diasah. Pemain diberikan berbagai skema untuk meningkatkan koordinasi sekaligus menjaga konsistensi permainan ketika menghadapi tekanan lawan.
Fokus dan disiplin menjadi bagian lain yang diuji selama latihan. Para pemain harus mampu menjalankan instruksi pelatih secara tepat dalam situasi permainan yang terus berubah.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan menjadi target utama Timnas Basket 3x3 Indonesia dalam rangkaian persiapan tersebut. Cabang basket 3x3 pada Asian Games ke-20 dijadwalkan berlangsung pada 21-25 September 2026.
Waktu persiapan yang tersedia membuat tim harus menjaga konsistensi program. Setiap sesi latihan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesiapan teknis, fisik, dan mental para pemain.
Bastian juga meminta dukungan masyarakat Indonesia selama proses persiapan menuju Asian Games. Dukungan tersebut diharapkan ikut memberikan energi bagi para pemain sebelum menghadapi persaingan di Aichi-Nagoya.
"Untuk masyarakat Indonesia, mohon doa dan dukungan agar persiapan berlangsung lancar hingga di Asian Games nanti para pemain bisa memberikan terbaik bagi Indonesia," tambah Bastian.
Dengan program latihan yang terus digenjot, Timnas Basket 3x3 Indonesia kini memasuki fase penting menuju Asian Games 2026. Evaluasi dari Batam, perubahan komposisi pemain, serta peningkatan intensitas latihan menjadi modal untuk mematangkan skuad sebelum berangkat ke Jepang.









