Persija Punya Metronom Baru, Kyohei Yoshino Siap Jadi Senjata Shin Tae-yong Hidupkan Lini Tengah
JAKARTA, iNews.id – Persija Jakarta memiliki calon metronom baru yang diproyeksikan menjadi penghubung permainan bertahan dan menyerang pada Super League 2026-2027. Pemain berpengalaman asal Jepang tersebut siap bekerja keras demi membantu Macan Kemayoran mengejar target musim ini.
Sosok itu adalah Kyohei Yoshino. Manajemen Persija resmi mengumumkan perekrutan pemain berusia 31 tahun tersebut pada Selasa (14/7/2026) dan langsung mengikatnya dengan kontrak selama dua musim.
Yoshino mengaku bangga dapat memulai petualangan baru bersama Persija. Macan Kemayoran menjadi klub Asia Tenggara pertamanya setelah menghabiskan karier di kompetisi Jepang dan Korea Selatan.
“Saya sangat senang dan bangga bisa bergabung dengan Persija,” kata Yoshino dikutip dari rilis resmi Persija Jakarta, Selasa (14/7/2026).
“Saya mengetahui bahwa Persija adalah klub besar dengan suporter yang sangat luar biasa,” sambungnya.
Pengalaman 306 Pertandingan Jadi Modal Besar
Yoshino memulai karier profesional bersama Tokyo Verdy pada 2013. Setelah itu, dia memperkuat Sanfrecce Hiroshima, Kyoto Sanga, Vegeta Sendai, Yokohama FC, Daegu FC, hingga Cerezo Osaka.
Salah satu pencapaian terbaiknya terjadi pada 2015. Yoshino ikut mengangkat trofi Liga Jepang bersama Sanfrecce Hiroshima dan pernah tampil di Liga Champions Asia bersama klub tersebut.
Sepanjang karier profesionalnya, Yoshino sudah mencatatkan 306 penampilan di seluruh kompetisi. Dia juga membukukan 14 gol dan lima assist.
Yoshino menjadi rekrutan ketujuh Persija untuk menyambut musim 2026-2027. Sebelumnya, Macan Kemayoran telah mendatangkan Victor Dethan, Aqil Savik, Denis Kolinger, Kerim Memija, Pratama Arhan, dan Radovan Pankov.
Calon Pengatur Tempo Persija
Kehadiran Yoshino diproyeksikan memperkuat lini tengah tim asuhan Shin Tae-yong. Persija saat ini memiliki Fabio Calonego, Van Basty Sousa, Rayhan Hannan, Figo Dennis, dan Refan Nadief di sektor tersebut.
Dari seluruh nama itu, hanya Refan Nadief yang berstatus sebagai gelandang tengah murni. Yoshino menjadi pilihan kedua untuk menjalankan peran penghubung antara lini pertahanan dan serangan.
Kemampuan tersebut membuka peluang bagi Yoshino untuk menjadi pengatur tempo permainan Persija. Dia dapat membantu tim mengendalikan ritme, menjaga sirkulasi bola, sekaligus memulai serangan dari lini tengah.
Statistik FotMob memperlihatkan kemampuan distribusi bola Yoshino sepanjang 2026. Dia mencatatkan akurasi umpan sebesar 78,9 persen dan akurasi umpan panjang mencapai 37,5 persen.
Yoshino juga membukukan 16 kemenangan duel dalam konteks penguasaan bola. Dia kerap melakukan pemulihan bola sehingga mampu membantu Persija mengatur ritme ketika bertahan maupun beralih menyerang.
Pengalaman panjang di Jepang dan Korea Selatan menjadi modal Yoshino untuk beradaptasi dengan kebutuhan permainan Shin Tae-yong. Dia menegaskan siap memberikan kemampuan terbaik dalam latihan serta pertandingan.
“Saya siap bekerja keras, memberikan kemampuan terbaik dalam setiap latihan dan pertandingan, serta membantu tim mencapai target pada musim ini,” tegas Yoshino.









