Jelang Prancis vs Spanyol, Lamine Yamal: Tak Ada Tekanan, Ini Akan Jadi Hari Istimewa Saya!
ARLINGTON, iNews.id – Winger Timnas Spanyol Lamine Yamal tidak merasakan tekanan menjelang duel melawan Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pemain muda Barcelona itu justru meyakini pertandingan tersebut akan menjadi hari istimewa dalam kariernya.
Duel melawan Timnas Prancis menjadi salah satu pertandingan terpenting bagi sepak bola Spanyol sejak final Piala Dunia 2010. La Roja kini hanya berjarak satu kemenangan dari kesempatan kembali memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia setelah menunggu selama 16 tahun.
Namun, Spanyol harus menghadapi tantangan besar. Prancis datang dengan status juara Piala Dunia 2018 dan runner-up edisi 2022 sehingga memiliki pengalaman kuat dalam menghadapi pertandingan menentukan.
Besarnya sorotan menjelang semifinal tidak mengganggu ketenangan Yamal. Dia menegaskan Spanyol sudah terbiasa menghadapi kesulitan dan memiliki kemampuan untuk keluar dari situasi penuh tekanan.
“Kami tahu cara menghadapi kesulitan. Mengenai tekanan, saya tidak merasakannya,” kata Yamal dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Senin (13/7/2026) waktu setempat, dikutip dari FIFA.com.
Lamine Yamal Siap Jawab Kritik
Yamal juga menanggapi kritik terhadap penampilannya selama Piala Dunia 2026. Dia memahami sebagian pihak menilai performanya belum mencapai level terbaik.
“Kalian sendiri mengatakan saya tidak sedang berada dalam performa terbaik. Jadi, kalian seharusnya tidak mengharapkan apa pun dari saya. Namun, saya yakin besok akan menjadi hari yang istimewa,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan keyakinan Yamal menjelang laga besar. Dia tidak ingin kritik mengurangi fokusnya dalam membantu Spanyol merebut tiket menuju final.
Pemain berusia 19 tahun itu menilai semifinal melawan Prancis sebagai pertandingan terbesar yang pernah dia jalani. Dia merasa bangga bisa membawa Spanyol mencapai babak empat besar Piala Dunia.
“Ini merupakan pertandingan paling penting yang pernah saya mainkan. Saya senang dapat mencapai tahap ini. Kami semua sangat bersemangat, terutama saya,” tutur Yamal.
Dia kembali menegaskan besarnya arti pertandingan tersebut bagi perjalanan kariernya. Meski masih berusia muda, Yamal sudah memegang peran penting dalam permainan Spanyol di panggung dunia.
Perjalanan La Roja menuju semifinal juga tidak berlangsung mudah. Spanyol mencetak gol kemenangan pada pengujung pertandingan saat menyingkirkan Portugal di babak 16 besar, kemudian kembali menang secara dramatis atas Belgia pada perempat final.
Pengalaman melewati dua pertandingan sulit membuat Yamal semakin percaya diri. Dia kini berpeluang menjawab kritik sekaligus membawa Spanyol kembali ke final Piala Dunia setelah penantian panjang selama 16 tahun.










