Ruben Amorim Gerak Cepat di AC Milan, Belanja Rp1,99 Triliun untuk Dua Anak Kesayangan
MILAN, iNews.id – Ruben Amorim langsung menggebrak AC Milan dengan rencana transfer senilai Rp1,99 triliun tak lama setelah resmi duduk di kursi pelatih Rossoneri. Pelatih asal Portugal itu disebut membidik dua pemain favoritnya untuk menghidupkan kembali kekuatan Milan usai musim mengecewakan di Serie A.
Amorim kembali ke dunia kepelatihan setelah sempat menganggur beberapa bulan. Dia sebelumnya dipecat Manchester United pada Januari lalu menyusul hasil imbang 1-1 melawan Leeds, yang terjadi di tengah konflik terbuka dengan manajemen klub.
Posisinya di Old Trafford kemudian digantikan Michael Carrick. Carrick awalnya hanya berstatus interim, namun akhirnya dipermanenkan setelah membawa United finis peringkat ketiga Liga Inggris dan kembali ke Liga Champions.
Kesempatan kedua Amorim datang dari Italia. AC Milan memutuskan menunjuknya usai memecat Massimiliano Allegri akibat performa buruk yang membuat Milan finis kelima dan gagal menembus Liga Champions.
Target Transfer Favorit Amorim
Tanpa menunggu lama, Amorim langsung menyusun daftar belanja. Laporan Sky Sport Italia menyebut dua pemain Sporting CP masuk target utama, yakni Francisco Trincao dan Morten Hjulmand.
Amorim menilai keduanya cocok untuk mengangkat kembali level permainan Milan. Dia mengenal karakter Trincao dan Hjulmand dengan sangat baik sejak menangani Sporting dan meraih gelar liga musim 2023/2024.
Hjulmand, kapten Sporting dan gelandang timnas Denmark, dikabarkan memiliki kesepakatan untuk hengkang musim panas ini dengan nilai 35 juta pounds atau setara Rp822,78 miliar, meski klausul rilisnya mencapai 69 juta pounds.
Sementara Trincao, winger yang mencatatkan 47 gol sejak bergabung dari Barcelona, tersedia lewat klausul tebusan 51 juta pounds atau sekitar Rp1,199 triliun. Jika digabung, nilai transfer dua pemain ini menyentuh 85 juta pounds atau Rp1,9 triliun.
Milan tetap harus bergerak cepat. Manchester City sempat dikaitkan dengan Trincao, sedangkan Manchester United juga disebut memantau situasi Hjulmand.
Karier Amorim sendiri sempat meredup di Inggris. Selama 14 bulan di United, dia hanya mencatat rasio kemenangan 38,1 persen, finis di peringkat ke-15 Liga Inggris, serta kalah di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur.
Kini dia menatap tantangan baru bersama Milan. “Ada ambisi yang selalu menemani sepanjang karier, dan melatih AC Milan selalu menjadi salah satunya,” ujar Amorim.
“Aku tahu persis arti klub ini, sejarah, prestise, dan basis penggemar luar biasa di seluruh dunia.”
“Aku menerima tantangan ini dengan bangga dan penuh antusias. Aku tidak sabar memulai dan merasakan setiap hari gairah yang menggerakkan AC Milan,” lanjutnya.
Sebagai pemanasan musim, Milan asuhan Amorim dijadwalkan menghadapi mantan klubnya, Manchester United, dalam laga pramusim pada 15 Agustus di Polandia.









