Dari Persija ke Solo, Ricky Nelson Siap Antar Persis Promosi Ke Super League
SOLO, iNews.id – Ricky Nelson resmi memulai misi besar membawa Persis Solo kembali ke Super League musim 2027-2028. Dia baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala tim Laskar Sambernyawa.
Persis Solo harus mengawali musim 2026-2027 dari Championship setelah terdegradasi. Kondisi itu membuat target promosi menjadi agenda utama klub dan menuntut kerja keras sejak hari pertama.
Ricky Nelson datang dengan pengalaman panjang di sepak bola nasional. Mantan asisten pelatih Persija Jakarta tersebut menilai Persis memiliki fondasi kuat untuk bangkit dan bersaing di papan atas.
Dia menyebut kekuatan Persis tidak hanya terletak pada kualitas pemain, tetapi juga atmosfer kota dan loyalitas suporter yang dikenal fanatik.
“Saya melihat Persis adalah tim yang punya potensi. Ini adalah kota yang luar biasa dengan suporter yang luar biasa. Karena itulah saya menerima tantangan ini,” kata Ricky Nelson dilansir dari laman i.League, Selasa (16/6/2026).
Ricky menegaskan keyakinannya terhadap proyek jangka pendek dan menengah yang sedang disusun bersama manajemen klub untuk mengembalikan Persis ke level tertinggi.
“Dan sebenarnya saya sangat yakin dengan apa yang saya punya, dan nanti juga apa yang akan dibuat oleh manajemen Persis. Saya sangat yakin kita akan bisa kembali ke Super League,” lanjutnya.
Ricky Nelson Tekankan Persatuan dan Mental Juara
Pelatih berusia 45 tahun tersebut mengingatkan promosi tidak bisa diraih secara instan. Setiap laga di Championship menuntut konsistensi, fokus, dan mental bertanding yang kuat.
Dia meminta seluruh elemen tim menjaga kebersamaan agar target besar bisa dicapai tanpa gangguan internal.
“Tentu saja ini dapat dicapai namun jangan sampai kita terpecah belah. Kita harus tetap yakin, tetap bersatu, tetap memberikan dukungan yang positif untuk klub ini,” ucap Ricky.
Ricky juga menilai kritik tetap dibutuhkan selama bersifat membangun dan tidak memecah konsentrasi tim dalam kompetisi panjang.
“Tentu saja pasti ada kritik, tapi saya sangat yakin bahwa kritik yang diberikan adalah kritik yang membangun supaya bagaimana Persis bisa kembali ke jalur yang seharusnya yaitu kembali pada Super League,” sambungnya.
Sebelum bergabung dengan Persis, Ricky Nelson menjabat Direktur Teknik Akademi Persija Jakarta. Peran tersebut memperkuat reputasinya sebagai pelatih yang fokus pada pengembangan tim dan struktur jangka panjang.
Karier kepelatihannya dimulai pada 2017 sebagai pelatih interim Borneo FC Samarinda. Setelah itu, dia menjadi pelatih kepala Persika Karawang selama satu musim.
Ricky sempat menangani Sulut United pada musim 2020/2021 dan melanjutkan kiprahnya bersama Persipura Jayapura sebelum menerima tantangan baru di Solo.
Dengan pengalaman lintas level kompetisi, Ricky Nelson kini membawa harapan besar bagi Persis Solo untuk segera bangkit dan kembali bersaing di Super League.









