Alasan Uruguay Pakai 4 Bintang di Jersey Piala Dunia 2026, Padahal Cuma Juara 2 Kali

Alasan Uruguay Pakai 4 Bintang di Jersey Piala Dunia 2026, Padahal Cuma Juara 2 Kali

Olahraga | inews | Selasa, 16 Juni 2026 - 11:00
share

MONTEVIDEO, iNews.id – Uruguay memakai empat bintang di jersey Piala Dunia 2026 meski hanya dua kali juara dunia. Keputusan ini resmi diakui FIFA lewat sejarah panjang sepak bola dunia.

Piala Dunia 2026 baru berjalan, namun simbol empat bintang di dada pemain Uruguay kembali memancing rasa penasaran publik. Banyak penggemar mempertanyakan dasar klaim tersebut karena Uruguay tercatat hanya menjuarai Piala Dunia pada 1930 dan 1950.

Uruguay akan memulai kiprah di fase grup dengan menghadapi Arab Saudi, lalu bertemu Cape Verde pada 21 Juni dan Spanyol pada 27 Juni. Di setiap laga, empat bintang di lambang tim nasional Uruguay pasti kembali menjadi sorotan.

Secara fakta, Uruguay memang memenangi Piala Dunia 1930 dengan menundukkan Argentina dan mengulang kejayaan pada 1950 lewat kemenangan legendaris atas Brasil. Dua gelar itu tercatat resmi dalam arsip FIFA.

Namun, dua bintang tambahan berasal dari ajang Olimpiade 1924 di Paris dan Olimpiade 1928 di Amsterdam. Pada periode tersebut, turnamen Olimpiade diakui sebagai kejuaraan dunia sepak bola karena FIFA belum menyelenggarakan Piala Dunia.

Uruguay menilai dua gelar Olimpiade tersebut setara dengan status juara dunia. Klaim ini kemudian menjadi dasar penambahan dua bintang ekstra di atas lambang federasi sepak bola mereka.

Langkah tersebut membuat Uruguay secara simbolis sejajar dengan negara-negara elite dan bahkan unggul dari rival regional seperti Argentina, serta negara kuat Eropa semisal Prancis dan Spanyol dalam jumlah bintang.

FIFA Akui Empat Gelar Dunia Uruguay

Tradisi penggunaan bintang di jersey tim nasional bermula pada 1974. Brasil menjadi pelopor dengan memasang bintang untuk menandai tiga gelar juara Jules Rimet, trofi pendahulu Piala Dunia modern.

Seiring waktu, Brasil menambah dua bintang lagi dari Piala Dunia 1994 dan 2002, menjadikan mereka tim tersukses dengan lima bintang. Uruguay kemudian menyusul dengan mencantumkan empat bintang di crest sejak 1991.

Sempat muncul polemik ketika FIFA meminta produsen apparel Uruguay, Puma, menghapus empat bintang tersebut. Permintaan itu muncul sekitar 30 tahun setelah simbol tersebut digunakan.

Uruguay kemudian menyodorkan dokumen sejarah dan pengakuan FIFA atas status Olimpiade 1924 dan 1928 sebagai kejuaraan dunia. Bukti tersebut akhirnya diterima FIFA.

Keputusan final FIFA mengizinkan Uruguay mempertahankan empat bintang itu hingga kini. Simbol tersebut resmi mewakili empat gelar dunia yang diakui dalam konteks sejarah sepak bola internasional.

Empat bintang di dada Uruguay bukan sekadar hiasan. Simbol itu menegaskan posisi Uruguay sebagai salah satu fondasi awal sepak bola dunia yang punya peran besar sebelum era Piala Dunia modern dimulai.

Topik Menarik