Visa Sergio Veloso Terkendala, PBVSI Resmi Tunjuk Toiran Gonzalez Jadi Caretaker
JAKARTA, iNews.id – PBVSI resmi menunjuk Toiran Gonzalez Reidel sebagai caretaker Timnas Voli Putra Indonesia setelah pelatih utama Sergio Veloso masih terkendala administrasi visa kerja jelang agenda besar level Asia.
Keputusan itu membuat Toiran langsung memegang kendali persiapan tim menuju AVC Men's Volleyball Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20–28 Juni 2026 di Ahmedabad.
Penunjukan caretaker dilakukan sambil menunggu proses visa kerja Veloso rampung. PBVSI menegaskan Toiran sudah aktif bersama tim untuk mematangkan persiapan teknis dan taktis.
“Penunjukan ini dilakukan seiring proses administrasi visa kerja Head Coach Sergio Veloso yang masih dalam proses. Saat ini Coach Toiran telah bergabung untuk mematangkan tim di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul,” tulis akun Instagram resmi @Indonesia_vollyball.
Federasi juga memberi pesan dukungan penuh kepada sang caretaker.
“Selamat bertugas, Coach Toiran. Mari bersama mempersiapkan Timnas Voli Putra Indonesia menghadapi tantangan di level Asia,” lanjut pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia mengumumkan Sergio Veloso sebagai pelatih kepala Timnas Voli Putra Indonesia pada awal 2026. Pelatih asal Brasil itu dikenal berpengalaman di kawasan Asia Tenggara setelah menangani Timnas Voli Putra Filipina pada 2024.
Kendala administratif membuat Veloso belum bisa mendampingi tim secara langsung. Situasi tersebut mendorong PBVSI mengambil langkah cepat agar program persiapan tetap berjalan tanpa gangguan.
Di bawah arahan Toiran Gonzalez Reidel, fokus tim diarahkan pada kesiapan menghadapi persaingan ketat di AVC Men’s Volleyball Cup 2026, turnamen yang menjadi tolok ukur kekuatan voli Asia.
Pada ajang tersebut, Timnas Voli Putra Indonesia tergabung di Pool B. Indonesia akan bersaing dengan Qatar, Korea Selatan, Pakistan, Thailand, dan Oman.
Sementara itu, pool lainnya dihuni India, Australia, Selandia Baru, Bahrain, Taiwan, dan Kazakhstan. Komposisi grup menuntut persiapan matang sejak fase awal turnamen.
Dengan Toiran sebagai caretaker, PBVSI berharap transisi kepelatihan berjalan mulus sambil menunggu kehadiran Veloso. Target utama tetap menjaga performa kompetitif tim di panggung Asia.









