Pep Guardiola Tinggalkan Man City Akhir Musim Ini? Mantan Pelatih Chelsea Jadi Pengganti
MANCHESTER, iNews.id - Pep Guardiola dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini setelah membangun era dominasi yang mengubah wajah sepak bola Inggris dan Eropa. Keputusan besar itu disebut sudah mendekati tahap akhir pengumuman resmi.
Menurut laporan SunSport, eks pelatih Chelsea Enzo Maresca menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan Guardiola mulai musim depan. Maresca merupakan mantan asisten Guardiola dan kini berada di jalur utama untuk mengambil alih kursi pelatih di Etihad.
Guardiola dijadwalkan menjalani laga terakhirnya bersama Manchester City melawan Aston Villa pada akhir pekan. Setelah pertandingan itu, dia disebut akan resmi mengakhiri masa tugasnya di klub.
Meski masih memiliki sisa kontrak satu tahun, pelatih asal Spanyol itu memilih mengakhiri perjalanannya lebih cepat. Keputusan tersebut mengejutkan banyak pihak mengingat kesuksesan besar yang sudah dia torehkan bersama City.
Selama menangani Manchester City sejak 2016, Guardiola menjelma menjadi sosok sentral dalam dominasi klub. Dia membawa City meraih enam gelar Liga Inggris dan berpeluang menambah satu lagi jika mampu menyalip Arsenal di pekan terakhir.
Selain itu, dia juga mempersembahkan tiga trofi FA Cup, lima EFL Cup, serta gelar Liga Champions pada musim 2022/2023 yang melengkapi raihan treble bersejarah.
Warisan Besar Guardiola di Manchester City
Kabar kepergian Guardiola membuat Manchester City mulai bergerak cepat dalam menyusun transisi kepelatihan. Klub disebut telah memberi informasi awal kepada para sponsor terkait perubahan besar yang akan terjadi.
Setelah pengumuman resmi, Manchester City berencana menggelar parade perpisahan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi sang pelatih. Parade itu akan digelar di Manchester dan diperkirakan berlangsung sehari setelah laga terakhir.
Guardiola meninggalkan jejak luar biasa sejak pertama kali datang dari Bayern Munich pada 2016. Dia langsung membawa perubahan gaya bermain yang membuat City menjadi salah satu tim paling dominan di dunia.
Di musim debutnya, dia sempat menghadapi masa sulit tanpa gelar. Namun, sejak saat itu City berkembang pesat hingga mencetak rekor 100 poin di Premier League.
Pada periode berikutnya, Guardiola membawa City meraih berbagai rekor termasuk treble domestik. Puncaknya terjadi pada musim 2022/2023 ketika City menjuarai Liga Champions, Premier League, dan FA Cup sekaligus.
Di luar lapangan, Guardiola juga melalui fase pribadi yang sulit setelah berpisah dengan Cristina Serra setelah lebih dari 30 tahun bersama. Perpisahan itu terjadi setelah beberapa tahun hidup terpisah, namun keduanya tetap menjaga hubungan baik demi keluarga.
Kepergian Guardiola juga disebut akan diikuti beberapa pemain senior Manchester City. Nama Bernardo Silva dan John Stones masuk dalam daftar pemain yang berpotensi meninggalkan klub pada akhir musim.
Sementara itu, persaingan gelar Premier League masih berjalan ketat. Manchester City berada dua poin di belakang Arsenal dengan dua laga tersisa, membuat peluang juara masih terbuka meski bergantung pada hasil rival.
Jika skenario juara terjadi, perpisahan Guardiola akan menjadi salah satu momen paling dramatis dalam sejarah Premier League. Sebuah akhir dari era yang penuh trofi, rekor, dan dominasi panjang di sepak bola Inggris.










