Lamine Yamal Selamatkan Barcelona di Menit 95, Cetak Rekor Baru Liga Champions
BARCELONA, iNews.id – Lamine Yamal menjadi penyelamat Barcelona setelah mencetak penalti dramatis pada menit 95. Gol tersebut menghindarkan Blaugrana dari kekalahan melawan Newcastle United pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (1/3/2026) dini hari WIB.
Barcelona sempat berada dalam tekanan sepanjang pertandingan. Newcastle tampil lebih dominan dan mampu mengontrol jalannya laga, membuat tim tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.
Situasi semakin sulit ketika Harvey Barnes mencetak gol untuk Newcastle pada menit ke-86. Gol tersebut membuat klub asal Inggris itu unggul dan hampir membawa pulang kemenangan penting dari markas Barcelona.
Namun drama terjadi di penghujung pertandingan. Barcelona mendapatkan hadiah penalti pada masa tambahan waktu, tepatnya menit 95 lewat 50 detik. Lamine Yamal maju sebagai eksekutor dan menuntaskan tugasnya dengan tenang.
Pemain berusia 18 tahun itu mengeksekusi penalti dengan penuh kepercayaan diri, layaknya pemain yang sudah memiliki pengalaman panjang di level tertinggi. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1.
Rekor Baru untuk Barcelona
Gol Lamine Yamal tidak hanya menyelamatkan Barcelona dari kekalahan. Gol tersebut juga mencatat rekor baru bagi klub Catalan itu di Liga Champions.
Gol tersebut menjadi gol paling telat yang pernah dicetak Barcelona untuk menghindari kekalahan dalam pertandingan Liga Champions. Momen ini semakin spesial karena terjadi di fase gugur, di mana setiap gol memiliki dampak besar terhadap kelanjutan tim di kompetisi.
Hasil imbang 1-1 membuat peluang kedua tim masih terbuka. Barcelona berhasil menghindari kekalahan yang bisa membuat mereka berada dalam posisi sulit sebelum leg kedua.
Leg kedua babak 16 besar akan digelar di Spotify Camp Nou pada 18 Maret mendatang. Jika Yamal gagal mencetak gol di menit akhir, Barcelona kemungkinan datang ke laga tersebut dengan kondisi tertinggal.
Kini Barcelona memiliki peluang lebih baik untuk lolos ke perempat final. Tim raksasa LaLiga itu masih mengejar gelar Liga Champions yang belum berhasil mereka raih sejak terakhir kali menjadi juara pada 2015.
Timnas Indonesia U-17 Kalah Dramatis 2-3 dari China, Gol Bunuh Diri Menit Akhir Jadi Penentu
Performa Lamine Yamal kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia. Pada usia 18 tahun, dia sudah menjadi sosok penting bagi Barcelona di panggung sepak bola Eropa.










