Mimpi Wakil Presiden Persija Melihat Pemain Macan Kemayoran Tampil di Liga Champions Eropa
JAKARTA - Wakil Presiden Persija Jakarta Ganesha Putra, mempunyai mimpi pemainnya bisa menembus panggung Liga Champions Eropa. Dia pun mengatakan Persija Development menargetkan hal itu terwujud dalam 10 atau 15 tahun lagi.
Persija merupakan klub Liga 1 yang menuai pujian lantaran sukses mengembangkan pemain-pemain muda berbakat. Ilham Rio Fahmi menjadi contoh yang paling menggambarkan hal tersebut, dimana dirinya sukses menjadi pemain muda terbaik di Liga 1 musim lalu.
Persija juga rutin menyumbang pemain terbanyak ke Timnas Indonesia, baik senior maupun kelompok umur. Beberapa punggawa skuad Garuda merupakan jebolan Persija, sebut saja Muhammad Ferarri, Cahya Supriadi, Alfriyanto Nico, Riko Simanjutak dan lain sebagainya.

Ganesha pun enggan berpuas diri melihat fakta menakjubkan tersebut. Sembari merendah, Ganesha menyebut pembinaan pemain muda Macan Kemayoran masih belum ada apa-apanya ketimbang visi tertinggi yang diusung Persija Development.
Udah pasti kita harus memberi apresiasi kepada semua tim kita di Persija Development yang bisa memproduksi pemain-pemain itu, tapi kita gak boleh puas, kata Ganesha dikutip Podcast Sport 77 Official, Minggu (9/7/2023).
Maaf saja, memang mereka berhasil menjadi pemain profesional, tetapi level sepak bola profesional Indonesia seberapa sih? Kan belum high level-high level amat, gitu, ujarnya menambahkan.
Memang pemain kita sudah menembus Timnas Indonesia, tapi Timnas kita levelnya masih dimana sih? Jadi kita gak boleh terlalu berbangga, lanjut Ganesha.
Mimpi Tembus Liga Champions Eropa
Ganesha mengatakan cita-cita tertinggi Persija Develompent adalah mencetak pemain yang kelak mentas di Liga Champions Eropa. Dia pun membeberkan alasan mengapa kompetisi tertinggi Benua Biru itu dijadikan indikator kesuksesan tertinggi seorang pemain.
Kalau saya, cita-citanye nih yee, kan kapasitasnya di Youth Development, cita-citanya yang pencapaian terbesar itu, kalau ada pemain didikan saya, yang bisa main reguler dan menjadi yang terbaik di Liga Champions Eropa, terang Ganesha.
Kenapa? Karena memang kita tahu, kalau sepak bola itu hierarki tertinggi itu Piala Dunia, lalu kalau di klub ada Piala Dunia antar klub, kalau kita ngomong level sepak bola, level paling tinggi itu adanya di Liga Champions Eropa, lanjutnya lagi.
Karena UEFA Champions League itu yang tertinggi, gak bisa dibandingin sama Piala Dunia, karena klub kan latihan setiap hari, kalau Timnas kan tidak, itu sudah nature-nya, secara komersil memang Piala Dunia, tetapi secara level tetap Liga Champions, terangnya.
Targetkan 10 Atau 15 Tahun Ke Depan
Ganesha pun berharap mimpi Liga Champions Eropa terwujud dalam 10 atau 15 tahun ke depan. Hal itu merupakan visi misi yang sudah tercantum dalam blueprint Persija DNA milik Departemen pengembangan pemain muda Macan Kemayoran.
Ganesha yakin mimpi tersebut akan terwujud asalkan Persija Development melakukan kerja yang sistematis, kontinyu dan berkesinambungan. Tentu amat membanggakan jika pemain lokal Indonesia bisa tampil di Liga Champions Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Persija DNA itu salah satunya mencetak pemain, cita-citanya mungkin 10 atau 15 tahun kedepan, ada pemain kita yang kompetensinya itu tadi, Liga Champions, itu tujuan hebat kita di jangka panjang, ujar Ganesha.
Untuk menuju ke sana tentu perlu kerja yang sistematis, kontinyu dan berkesinambungan dan juga berbasis ilmu pengetahuan, itu yang kita punya di Persija Development yang termaktub dalam Persija DNA, tutupnya.









