Kisah Haru Para Patriot Olahraga Indonesia Terima Bonus SEA Games 2025 di Istana Negara
JAKARTA – Usainya gelaran SEA Games 2025 di Thailand menyisakan kebanggaan mendalam bagi para atlet Indonesia yang menerima apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis 8 Januari 2026. Di balik kilau medali yang diraih, terselip kisah perjuangan dan harapan baru yang kini menjadi suntikan semangat untuk menatap kompetisi internasional di masa mendatang.
Bagi atlet triathlon Martina Ayu Pratiwi, momen hari penghargaan itu terasa sangat spesial dan personal. Peraih total tujuh medali yakni lima emas dan dua perak ini tak menyangka akan berdiri sebagai salah satu perwakilan atlet yang menerima penghargaan langsung dari Presiden.
“Alhamdulillah senang banget bisa jadi perwakilan yang diberi penghargaan langsung oleh Pak Prabowo. Ini adalah hari ulang tahun saya hari ini, jadi kerasa makin spesial hari ini,” ujar Martina Ayu, dikutip Sabtu (10/1/2026).
1. Kado Ulang Tahun dan Perjuangan di Tengah Kehamilan
Apresiasi yang diterima pun Martina niatkan untuk mendukung prestasi dan investasi masa depannya. Tidak hanya Martina, cerita perjuangan lainnya datang dari Dewi Laila, atlet menembak yang tidak menyangka bisa meraih medali emas dalam kondisinya yang sedang hamil.
“Enggak nyangka, karena enggak berpikir kayak bakal dapat emas, harus dapat emas gitu. Pas saat pertandingan ya udah, nothing to lose aja,” ujar Dewi Laila.
Ke depan, Dewi berharap dapat kembali memperkuat Indonesia di ajang yang lebih tinggi.
“Harapan ke depannya biar bisa meningkatkan prestasi lagi di ASIAN Games, olympic, pokoknya yang paling tertinggi kan olympic itu. Setelah lahiran ini rest dulu sebentar, trus kalau bisa dikasih kesempatan buat Asian Games ya Asian Games,” ucap Dewi.
2. Tekad Jaga Nama Baik Bangsa di Kancah Dunia
Sementara itu, Rizki Juniansyah, atlet angkat besi Indonesia, tak mampu menahan haru saat menerima penghargaan dari Presiden. Peraih emas sekaligus pemecah rekor dunia ini menyebut apresiasi Presiden sebagai kehormatan besar, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi atlet-atlet lainnya.
“Ke depannya ini adalah tantangan juga bagi saya. Ini adalah jalan berat juga bagi saya. Ke depannya saya harus membawa terus nama Indonesia, TNI, dan nama baik Bapak Presiden maupun jajarannya, angkat Besi juga yang saya pasti selalu saya bawa, dan ya ini perjuangan lagi ke depannya buat saya,” imbuh Rizki.
Meski datang dari cabang olahraga berbeda, ketiganya sepakat bahwa prestasi lahir dari konsistensi, disiplin, dan pengorbanan. Apresiasi dari Presiden hari ini bukan sekadar penutup dari perjuangan di SEA Games, melainkan menjadi babak baru perjuangan para atlet di ajang olahraga yang lebih tinggi.










