Pemerintah Pastikan Tak Ada Cetak Sawah di Taman Nasional Wasur

Pemerintah Pastikan Tak Ada Cetak Sawah di Taman Nasional Wasur

Ekonomi | okezone | Jum'at, 6 November 2026 - 15:42
share

JAKARTA – Pemerintah memastikan tidak ada kegiatan pencetakan maupun pengelolaan sawah di kawasan Taman Nasional Wasur, Papua Selatan, yang saat ini dilanda kebakaran. Aktivitas tersebut dilarang karena kawasan taman nasional merupakan wilayah konservasi yang harus dilindungi sesuai ketentuan tata ruang.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, tidak diperbolehkan adanya penambahan maupun pengelolaan lahan sawah di dalam kawasan Taman Nasional Wasur.

"Taman Nasional tidak boleh ada cetak sawah di sana. Saya rasa ketaatan kepada asas tata ruang perlu kita jaga. Kita pastikan untuk Wasur tentu secara legal tidak ada kegiatan penambahan sawah atau pengelolaan sawah di lokasi Taman Nasional. Itu dilarang," kata Hanif dalam konferensi pers, Jumat (6/11/2026).

Terkait aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kebakaran, Hanif menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatan citra satelit, bangunan yang terlihat di kawasan tersebut berupa pondok-pondok kecil milik masyarakat. Menurutnya, aktivitas masyarakat masih berlangsung dalam skala lokal dan berkaitan dengan kearifan setempat.

"Kalau dari citra satelitnya, itu semacam pondok-pondok kecil masyarakat. Saya sudah sering lewat Wasur melalui udara karena memang sering melakukan perjalanan seperti itu. Saya tidak melihat dalam skala luas. Relatif masih menggunakan kearifan lokal di sana," jelasnya.

Hanif menambahkan, masyarakat setempat selama ini memiliki kedekatan dengan alam dan menjadikan kawasan tersebut sebagai bagian dari lingkungan kehidupan sehari-hari. Meski demikian, setiap aktivitas masyarakat tetap harus memperhatikan status kawasan sebagai taman nasional.

Dia juga memastikan tidak ada investasi yang masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Wasur.

"Jadi saya rasa kalau kegiatan yang dilakukan di sana masih skala kearifan lokal yang ada di masyarakat di sana. Tidak ada investasi yang ada di sana, tidak ada sama sekali investasi yang masuk," tegas Hanif.

Selain itu, Hanif menegaskan tidak ada Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Wasur. Adapun pembangunan kebun tebu yang menjadi perhatian berada di sebelah barat kawasan taman nasional dan berada di luar batas kawasan tersebut.

"PSN tidak ada masuk di Wasur. Kalau kita bicara, mungkin yang terkait dengan pembangunan kebun tebu, itu ada di sisi sebelah barat dari Taman Nasional. Itu sudah dijaga ketat dengan batas yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan. Tidak ada investasi di sana, di Taman Nasional," pungkasnya.

Topik Menarik