Marc Marquez Blak-blakan soal Kunci Kemenangan di MotoGP Malaysia 2026: Mesin Motor Ducati!

Marc Marquez Blak-blakan soal Kunci Kemenangan di MotoGP Malaysia 2026: Mesin Motor Ducati!

Olahraga | okezone | Kamis, 5 November 2026 - 03:09
share

SELANGOR – Marc Marquez berhasil meraih kemenangan ketiganya di Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, pada MotoGP Malaysia 2026. Ia dengan jujur mengakui hasil positif itu diraih berkat mesin motor Ducati Desmosedici GP26!

Marquez nyaris meraih hasil sempurna di MotoGP Malaysia 2026. Pembalap tim Ducati Lenovo itu mampu finis kedua di Sprint Race dan menjadi pemenang pada balapan utama akhir pekan silam.

Marc Marquez melaju di MotoGP Malaysia 2026 (Foto: Ducati Corse)

Padahal, rekor Marquez tidak terlalu bagus di Sirkuit Internasional Sepang. Ia tercatat baru dua kali menang di sana, tepatnya pada MotoGP 2014 dan 2018.

1. Mesin yang Bagus

Untungnya, Ducati punya riwayat bagus di Sepang. Pabrikan asal Italia itu sudah sembilan kali menang di Negeri Jiran, di mana empat di antaranya diraih secara beruntun sejak 2022.

Marquez mengakui, mesin Ducati yang mantap itu membantunya jadi pemenang di Malaysia. Apalagi, Sirkuit Sepang lebih condong berkarakter stop and go ketimbang flowing atau mengalir.

“Di trek ini, kalau Anda punya mesin yang bagus, semuanya akan lebih mudah. Ducati punya mesin yang bagus, bagus di tikungan-tikungan stop and go,” kata Marquez, dikutip dari Crash, Kamis (5/11/2026).

 

2. Ban

Marc Marquez melesat di MotoGP Malaysia 2026 (Foto: Instagram/@motogp)

Sebelum akhir pekan lalu, banyak yang memprediksi Aprilia Racing akan berjaya. Selain faktor karakter trek yang banyak tikungan cepat, Marco Bezzecchi juga jadi yang terbaik di lintasan itu pada tes pramusim.

Tapi, menurut Marquez, motor yang lincah di tikungan itu tidak berarti banyak di Malaysia. Sebab, daya cengkeram aspal dengan ban ternyata cukup rendah!

“Lalu, di tikungan-tikungan yang mengalir, karena daya cengkeramnya sangat rendah, jika kamu punya motor yang lebih bagus, Anda tidak bisa menggunakan kecepatan di tikungan karena batasan di sini adalah ban,” urai Marquez.

“Jadi, ya, juga Alex (Marquez) menunjukkannya tahun lalu, dan Pecco (Francesco Bagnaia) dua tahun lalu, ini adalah treknya Ducati,” tutup pembalap berusia 33 tahun tersebut.

Topik Menarik