Kiper Andorra Menangis usai Benturan Maut yang Bikin Striker Tenerife Meninggal Dunia

Kiper Andorra Menangis usai Benturan Maut yang Bikin Striker Tenerife Meninggal Dunia

Olahraga | inews | Rabu, 4 November 2026 - 17:56
share

ANDORRA LA VELLA, iNews.id – Kiper Andorra, Jesus Owono, mengalami tekanan mental berat setelah benturannya dengan striker Tenerife, Jesus de Miguel, berujung tragedi. Penyerang berusia 30 tahun tersebut meninggal dunia pada Selasa (3/11/2026) pagi setelah mengalami cedera serius dalam pertandingan kasta kedua Liga Spanyol.

Insiden terjadi pada masa tambahan waktu pertandingan Segunda Division, Senin (2/11/2026). Owono keluar dari kotak penalti untuk menghalau bola, tetapi justru bertabrakan keras dengan De Miguel.

Benturan tersebut membuat De Miguel terkapar tak bergerak di lapangan. Sementara itu, Owono langsung menerima kartu merah akibat pelanggaran yang dilakukannya.

Tim medis segera memberikan pertolongan kepada De Miguel yang mengalami cedera serius pada kepala dan dada. Kondisinya semakin mengkhawatirkan setelah dia mengalami henti jantung di lapangan.

Petugas medis sempat berhasil melakukan resusitasi sebelum pemain Tenerife tersebut dilarikan ke ruang perawatan intensif. Namun, kondisi De Miguel memburuk sepanjang malam hingga akhirnya meninggal dunia pada Selasa (3/11/2026) pagi.

Pertandingan antara Andorra dan Tenerife akhirnya dihentikan saat kedudukan masih imbang 2-2. Tragedi tersebut meninggalkan duka mendalam bagi kedua klub.


Jesus Owono Menangis di Ruang Ganti, Jadi Sasaran Hujatan

Kematian De Miguel memberikan pukulan mental berat bagi Owono. Menurut laporan media Spanyol, AS, kiper berusia 25 tahun itu mengalami trauma setelah mengetahui kondisi pemain yang bertabrakan dengannya.

Owono dilaporkan menangis dan berdoa di ruang ganti. Dia terpukul oleh kejadian yang berujung pada hilangnya nyawa seorang pemain sepak bola.

Seseorang yang dekat dengan kiper Timnas Guinea Khatulistiwa tersebut membela karakter Owono. Sumber yang tidak disebutkan namanya itu menegaskan sang penjaga gawang bukan sosok yang memiliki niat mencelakai orang lain.

"Dia adalah orang yang penuh perhatian dan sangat baik hati. Dia tidak memiliki niat jahat," ujar sumber tersebut, dikutip dari AS.

Andorra juga menegaskan tidak ada unsur kesengajaan untuk mencederai De Miguel dalam benturan tersebut. Namun, penjelasan itu tidak menghentikan gelombang kecaman terhadap Owono.

Kiper tersebut menjadi sasaran hujatan di media sosial setelah insiden berlangsung. Tekanan yang diterimanya bahkan membuat Owono menghapus akun Instagram miliknya.

Sebelum kabar kematian De Miguel muncul, Owono sebenarnya berencana menghubungi keluarga sang striker secara pribadi untuk menyampaikan dukungan. Namun, meninggalnya pemain Tenerife itu mengubah situasi secara drastis.


Tenerife Berduka, Jadwal Pertandingan Berikutnya Terancam

Tenerife mengonfirmasi kematian Jesus de Miguel melalui pernyataan resmi pada Selasa. Klub menyampaikan kesedihan mendalam atas kepergian penyerang berusia 30 tahun tersebut.

"Dengan rasa sakit yang begitu mendalam, tenggorokan tercekat, dan sulit memercayai kenyataan ini, kami dari CD Tenerife mengumumkan kepergian tragis Jesus de Miguel Alameda," demikian pernyataan resmi Tenerife.

"Tidak ada kata-kata yang mampu memberikan penghiburan. Sama sekali tidak ada yang dapat meredakan perasaan yang dipenuhi kesedihan ini," lanjut pernyataan tersebut.

Tenerife juga meminta masyarakat menghormati privasi keluarga De Miguel. Klub menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan komunitas sepak bola dalam menghadapi tragedi tersebut.

Andorra turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, rekan setim, serta seluruh pihak yang mengenal De Miguel.

"Dengan hati hancur dan perasaan terpukul, kami ingin menyampaikan belasungkawa paling tulus kepada keluarga Jesus de Miguel, seluruh rekan setimnya, teman-temannya, serta CD Tenerife," tulis Andorra dalam pernyataan resminya.

Di tengah suasana duka, masa depan Owono dalam pertandingan berikutnya juga menjadi perhatian. Kiper yang bergabung secara permanen dengan Andorra pada musim panas 2026 setelah menjalani masa peminjaman dari Alaves itu menghadapi sanksi larangan bermain akibat kartu merahnya.

Andorra dijadwalkan menjamu Mallorca dalam pertandingan liga pada Minggu (8/11/2026). Namun, kesiapan mental skuad untuk menjalani pertandingan tersebut masih menjadi tanda tanya.

Kondisi psikologis Owono, rekan-rekannya di Andorra, serta para pemain Tenerife menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan otoritas sepak bola Spanyol dalam menentukan kelanjutan jadwal pertandingan.

Topik Menarik