Segini Kisaran Gaji Calvin Verdonk di LOSC Lille yang Raih MOTM di Liga Champions 2026-2027
JAKARTA - Segini kisaran gaji Calvin Verdonk di LOSC Lille yang raih MOTM di Liga Champions 2026-2027. Calvin Verdonk dikabarkan menerima gaji sekitar 1 juta euro per musim.
1. Pemain Indonesia Pertama MOTM di Liga Champions
Calvin Verdonk tak berhenti mencetak sejarah. Setelah menjadi pemain Indonesia dan ASEAN pertama yang berlaga di Liga Champions saat menghadapi Arsenal, ia kembali mengukir prestasi gemilang.
Ia meraih gelar pemain terbaik alias man of the match (MOTM) pada laga Bodo/Glimt vs LOSC Lille. Ia dianugerahi gelar MOTM setelah tampil impresif dalam laga itu.
Mengutip dari laman Liga Champions, Calvin Verdonk mencetak empat tekel sukses. Ia juga berlari 11,1 kilometer sepanjang pertandingan.
Sementara itu, laman Whoscored memberikan nilai 7,3 kepada Calvin Verdonk yang bermain sebagai fullback kiri dalam laga tersebut. Ini membuat Calvin Verdonk menjadi pemain Timnas Indonesia pertama yang meraih gelar MOTM dalam pertandingan Liga Champions.
Diketahui, LOSC Lille merekrut Calvin Verdonk dari klub Eredivisie, NEC Nijmegen pada musim panas 2025. Ia dikontrak selama 3 tahun oleh klub Prancis tersebut atau hingga Juni 2028.
2. Kisaran Gaji Calvin Verdonk di Lille
Saat kepindahannya itu, terungkap kisaran gaji Calvin Verdonk yang diterimanya di Lille. Laman Foot Mercato mengungkap, bek kiri yang kini berusia 29 tahun itu mengantongi gaji sebesar 100 ribu euro (atau sekitar Rp2 miliar) per bulan. Dalam setahun, ia mengantongi gaji 1,2 juta euro atau sekitar Rp24 miliar.
Sementara itu, laman salary leaks mencatat, gaji kotor yang diterima Calvin Verdonk sebesar 31 ribu euro atau sekitar Rp629 juta per pekan. Sementara gaji kotor Calvin Verdonk selama setahun mencapai 1,6 juta euro atau sekitar Rp32 miliar.
Namun perlu diingat, itu adalah angka gaji kotor yang tercantum di laman salary leaks. Nominal tersebut angka yang belum dikenakan pajak.
Laman itu juga melaporkan, pemain sepak bola dengan gaji tahunan lebih dari 180 ribu euro di Liga Prancis dapat dikenakan pajak hingga 45. Ada pula pajak tambahan 3-4 untuk pesepak bola yang memiliki gaji lebih dari 500 ribu euro per tahun.










