Profil Patricio Matricardi, Bek Jangkung Andalan Persib Bandung

Profil Patricio Matricardi, Bek Jangkung Andalan Persib Bandung

Terkini | okezone | Minggu, 1 November 2026 - 00:01
share

PROFIL Patricio Matricardi, bek jangkung andalan Persib Bandung, menarik untuk diulas. Pemain asal Argentina itu masuk susunan pemain utama saat Persib menaklukkan Melbourne Victory 2-0 pada matchday ketiga Grup E AFC Champions League (ACL) 2 2026-2027 di Stadion si Jalak Harupat, Rabu 28 Oktober 2026, setelah sempat mengalami cedera saat menghadapi Dewa United pada awal Oktober. Kemenangan tersebut membuat Persib memuncaki Grup E dengan sembilan poin.

Matricardi menjadi bagian penting Maung Bandung sejak bergabung pada awal musim 2025-2026 dengan 40 penampilan di Super League dan ACL 2 musim lalu. Kontribusinya turut mengantar Persib menjuarai Super League 2025-2026.

Lantas, bagaimana profil dan perjalanan karir bek berpostur jangkung itu hingga menjadi andalan Maung Bandung?

Profil Patricio Matricardi

Patricio Martin Matricardi lahir di Florencio Varela, Buenos Aires, Argentina, pada 7 Januari 1994. Kini usianya 32 tahun. Pemain yang akrab disapa Pato ini berposisi sebagai bek tengah dengan tinggi sekitar 190 cm dan kaki dominan kanan. Di Persib, ia mengenakan nomor punggung 48.

Matricardi dikenal kuat dalam duel udara dan mampu membaca jalannya permainan. Kemampuan menyundul bola juga menjadikannya ancaman di area lawan, terutama saat situasi bola mati. 

Persib Bandung umumkan Patricio Matricardi via kartu pos dan poster (Foto: Okezone/Miftahul Ghani)

Perjalanan Karier Patricio Matricardi

Karier Matricardi bermula dari akademi Argentinos Juniors. Berdasarkan data Transfermarkt, bek jangkung ini naik dari tim Argentinos U20 ke skuad senior pada 1 Juli 2013. Pada 12 Januari 2017, Matricardi dipinjamkan ke San Martín (SJ) dan kembali ke Argentinos pada 30 Juni 2017. Dua bulan kemudian, tepatnya 25 Agustus 2017, pemain asal Argentina itu berpindah ke Gimnasia (J). Bersama klub tersebut, Matricardi mencetak dua gol dalam 17 pertandingan.

Pada 3 Juli 2018, petualangan di Eropa dimulai bersama Asteras Tripoli di Liga Yunani. Matricardi meninggalkan klub itu pada 14 Agustus 2020 dan bergabung dengan Rotor Volgograd di Rusia. Masa baktinya di Negeri Beruang Merah hanya sekitar lima bulan karena pada 25 Januari 2021 sudah pindah ke Liga Rumania.

Di Rumania, Matricardi memperkuat FC Hermannstadt, lalu pindah ke Gaz Metan pada 9 Juli 2021. Bersama Gaz Metan, bek berusia 32 tahun ini mencetak tiga gol dalam 28 pertandingan. Pada 1 Juli 2022, Matricardi bergabung dengan FC Voluntari. Di klub ini, tercatat 77 pertandingan dengan tiga gol dan tiga asis, yang menjadi catatan terbaiknya di Rumania. Pada 12 Agustus 2024, langkahnya berlanjut ke FC Botosani. Setahun kemudian, tepatnya 1 Juli 2025, Matricardi meninggalkan Botosani untuk bergabung dengan Persib.

 

Kiprah Matricardi di Persib dan Kontrak hingga 2028

Persib memperkenalkan Matricardi pada 2 Juli 2025 lewat kartu pos, hasil kerja sama dengan PT Pos Indonesia. Bek asal Argentina itu diikat kontrak dua tahun atas rekomendasi langsung Bojan Hodak, pelatih Persib saat itu, untuk menambal lini belakang yang ditinggalkan Nick Kuipers dan Gustavo França. Persib menjadi klub Asia pertama dalam kariernya.

Dampaknya langsung terasa. Pada pekan ketiga Super League 2025-2026, sundulan Matricardi di menit 90+6 menyelamatkan Persib dari kekalahan saat bermain imbang 1-1 dengan PSIM Yogyakarta pada 24 Agustus 2025. Gol ke gawang PSIM kembali tercipta pada 4 Mei 2026. Menurut data FotMob, Matricardi mencatat dua gol, tiga asis, dan 2.637 menit bermain di Super League 2025-2026. Kontribusinya menjadi salah satu kunci Persib menjuarai kompetisi tersebut, sekaligus menembus fase gugur ACL 2 2025-2026.

Patricio Matricardi beraksi di laga FC Seoul vs Persib Bandung (Foto: Instagram/@persib)

Pada akhir Mei 2026, nama Matricardi sempat dikaitkan dengan Lion City Sailors, klub Liga Singapura. Namun, kabar itu tidak berlanjut karena pada Juli 2026 Matricardi resmi memperpanjang kontrak hingga 2028.

Bek berusia 32 tahun itu mengaku nyaman bermain di Bandung, begitu pula keluarganya, dan masih menyimpan ambisi membawa Persib melangkah lebih jauh di kompetisi Asia. Target tersebut akan diuji dalam jadwal padat di empat kompetisi musim ini.

Topik Menarik