Apakah Veda Ega Pratama Dapat Poin dari Pole Position meski Moto3 Australia 2026 Batal Digelar?
KEPUTUSAN pembatalan balapan utama Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island pada Minggu 25 Oktober 2026 menyisakan rasa kecewa mendalam bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Padahal, pembalap Honda Team Asia tersebut telah menunjukkan performa gemilang sejak sesi kualifikasi.
Veda berhasil mencatatkan hasil mengesankan dengan merangkak dari sesi kualifikasi pertama (Q1) hingga menembus Q2. Mengendarai motor Honda, ia tampil amat cepat dan sukses mengamankan pole position pertamanya untuk mengawali balapan dari urutan terdepan.
Namun, harapan Veda untuk memimpin balapan dan mengonversi posisi start strategis tersebut menjadi podium harus pupus. Cuaca buruk yang melanda kawasan sirkuit memicu penundaan beberapa jam hingga berujung pada pembatalan resmi dari pihak penyelenggara.
1. Regulasi Poin Moto3
Keputusan pembatalan diambil demi mengutamakan keselamatan para pembalap karena minimnya jarak pandang yang mengganggu operasional helikopter medis. Mengingat perjalanan darat menuju rumah sakit memakan waktu sekira 45 menit, kondisi ini tidak memenuhi standar keamanan regulasi kejuaraan.
Mengenai status poin pole position, Veda dipastikan tidak memperoleh tambahan poin sama sekali. Sesuai dengan aturan resmi MotoGP nomor 1.25.2, posisi terdepan kualifikasi tidak membuahkan poin apabila balapan resmi dinyatakan batal atau tidak sah.
Regulasi tersebut menegaskan bahwa jika balapan tidak sempat dimulai kembali dan pembalap belum menyelesaikan minimal tiga putaran, maka ajang dianggap dibatalkan serta tidak dihitung dalam papan klasemen kejuaraan. Dengan demikian, seluruh pembalap Moto3, termasuk Moto2 dan MotoGP tidak membawa pulang poin dari Phillip Island karena tidak adanya balapan utama.
2. Fokus Menatap Seri Malaysia
Veda tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya atas situasi ini, terlebih Phillip Island menggelar balapan Moto3 terakhirnya sebelum kepindahan ajang ke Adelaide Street Circuit pada 2027. Meski demikian, ia sepenuhnya memahami dan menghormati keputusan yang ditetapkan demi keselamatan.
"Saya merasa sedih karena kami tidak bisa berlaga di Phillip Island, apalagi ini menjadi balapan pamungkas di sini. Akhir pekan ini sebenarnya diawali dengan sangat baik, khususnya saat saya mampu mengamankan posisi terdepan pertama saya," ungkap Veda.
Ia menambahkan bahwa dirinya sangat berhasrat untuk mengaspal di lintasan yang amat menyenangkan tersebut. Kendati demikian, pembalap berbakat ini memilih segera bangkit dan mengalihkan fokusnya ke seri balapan berikutnya.
"Namun bagaimanapun juga, kami wajib menghormati keputusan Direktur Balap. Jadi, saya siap menantikan balapan di Malaysia. Sampai jumpa pekan depan!" tutup Veda.










