5 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Jaga Kesehatan Kulit Anak
JAKARTA – Menjaga kesehatan kulit anak tidak harus dilakukan dengan rutinitas perawatan yang rumit atau menggunakan banyak produk. Orang tua bisa memulainya dari kebiasaan sederhana sehari-hari, mulai dari cara memandikan anak hingga memilih produk perawatan kulit yang tepat.
Kulit anak yang masih sensitif bisa terpapar berbagai hal sepanjang hari, seperti debu, keringat, sinar matahari, dan perubahan cuaca. Aktivitas bermain di luar ruangan maupun berenang juga bisa memengaruhi kondisi kulit mereka.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk membiasakan anak menjaga kebersihan sekaligus merawat kulit dengan cara yang sesuai dengan usianya.
Dikutip dari Times of India, Prasanna Vasanadu, pendidik orang tua, membagikan lima kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan untuk membantu menjaga kulit anak tetap sehat.
1. Mandikan Anak dengan Air Hangat Suam-Suam Kuku
Memandikan anak terlalu lama menggunakan air panas justru bisa membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya sehingga menjadi kering.
Orang tua disarankan menggunakan air hangat suam-suam kuku dan sabun mandi yang lembut serta sesuai dengan usia anak. Sebaiknya, hindari sabun dengan bahan yang terlalu keras karena berisiko menyebabkan iritasi.
Setelah mandi, keringkan tubuh anak dengan handuk secara perlahan. Hindari menggosok kulit terlalu kuat agar tidak menimbulkan iritasi, terutama pada anak yang memiliki kulit sensitif.
2. Gunakan Pelembap secara Teratur
Kulit anak membutuhkan kelembapan agar tetap terasa lembut dan tidak mudah kering. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengoleskan pelembap setelah mandi, ketika kulit masih sedikit lembap.
Untuk anak yang memiliki kulit sensitif atau mudah mengalami iritasi, orang tua bisa memilih pelembap tanpa pewangi. Produk dengan formula sederhana juga bisa menjadi pilihan untuk mengurangi risiko munculnya reaksi terhadap bahan tertentu.
3. Biasakan Menggunakan Pelindung Matahari
Anak-anak sering menghabiskan waktu di luar ruangan untuk bermain, bersekolah, atau mengikuti kegiatan lainnya. Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat berdampak pada kesehatan kulit, sehingga perlindungan matahari penting dijadikan kebiasaan sehari-hari.
Orang tua dapat menggunakan tabir surya atau sunscreen yang sesuai dengan usia anak dan memberikan perlindungan terhadap sinar UVA serta UVB. Selain itu, anak juga bisa menggunakan topi, pakaian pelindung, dan berteduh ketika matahari terasa terik.
Mengutip Times of India, sunscreen perlu dioleskan kembali setiap tiga hingga empat jam saat anak beraktivitas di luar ruangan. Namun, pengaplikasian ulang sebaiknya mengikuti petunjuk produk, terutama setelah berenang, berkeringat banyak, atau mengeringkan tubuh dengan handuk.
4. Ajarkan Anak Rajin Cuci Tangan
Anak-anak kerap menyentuh berbagai benda ketika bermain. Akibatnya, kotoran dan kuman bisa menempel di tangan mereka. Untuk menjaga kebersihan, orang tua perlu membiasakan anak mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain di luar rumah, dan ketika tangan terlihat kotor.
Ajarkan pula cara mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir. Anak tidak perlu menggosok kulit terlalu keras karena tindakan tersebut bisa membuat kulit iritasi.
5. Pilih Produk Perawatan Kulit yang Tepat
Anak tidak membutuhkan rutinitas perawatan kulit yang terdiri atas banyak produk. Perawatan dasar seperti sabun mandi yang lembut, pelembap, dan sunscreen yang sesuai dengan usia umumnya sudah cukup untuk mendukung kebersihan serta kesehatan kulit.
Orang tua juga perlu memperhatikan perubahan pada kulit anak. Jika muncul ruam yang menetap, gatal berlebihan, luka, atau iritasi yang tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Dengan perawatan yang tepat dan sederhana, orang tua dapat membantu menjaga kulit anak tetap bersih, nyaman, dan sehat tanpa harus menggunakan terlalu banyak produk.










