Awas Link BSU 2026 Palsu! Jangan Klik Sebelum Periksa 4 Hal Ini

Awas Link BSU 2026 Palsu! Jangan Klik Sebelum Periksa 4 Hal Ini

Ekonomi | okezone | Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:08
share

JAKARTA – Pekerja dan masyarakat diminta mewaspadai tautan palsu yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 untuk melindungi data pribadi dari potensi penyalahgunaan. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengeklik tautan yang beredar, terutama karena situs resmi BSU di bsu.kemnaker.go.id saat ini belum dapat diakses.

Kemnaker mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru membuka tautan yang beredar melalui pesan berantai WhatsApp maupun pesan langsung (direct message/DM) media sosial, khususnya jika berasal dari sumber yang belum terverifikasi.

“Saat ini laman BSU belum dapat diakses. Mohon tunggu pengumuman resminya, ya,” tulis Kemnaker.

Kemnaker juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada tautan yang menggunakan logo pemerintah atau tampilan menyerupai situs resmi. Tampilan yang meyakinkan tidak menjamin bahwa informasi di dalamnya benar atau berasal dari sumber resmi.

“Awas! Jangan buru-buru klik,” tegas Kemnaker.

Untuk menghindari penipuan, pekerja perlu memeriksa alamat situs dengan teliti sebelum membuka tautan terkait BSU. Masyarakat juga harus berhati-hati terhadap situs yang meminta data pribadi, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), atau menjanjikan pencairan bantuan tanpa prosedur resmi yang jelas.

Selain itu, masyarakat tidak boleh memberikan kode sekali pakai (one-time password/OTP), nomor identifikasi pribadi (PIN), maupun kata sandi (password) kepada pihak lain. Pekerja juga diimbau tidak membayar biaya apa pun kepada pihak yang menjanjikan pencairan BSU.

Untuk memperoleh informasi yang benar mengenai BSU 2026, pekerja diminta memantau kanal komunikasi resmi Kemnaker. Masyarakat dapat mengetik langsung alamat bsu.kemnaker.go.id pada peramban untuk menghindari tautan yang tidak jelas sumbernya. Namun, Kemnaker menegaskan bahwa laman tersebut saat ini belum dapat diakses.

“Ketik alamat situs di browser. Jangan asal membuka tautan dari pesan yang diteruskan orang lain,” tulis Kemnaker.

Kemnaker meminta pekerja bersabar dan menunggu pengumuman resmi mengenai informasi serta penyaluran BSU 2026. Masyarakat juga diimbau mengikuti akun media sosial dan kanal resmi Kemnaker untuk memperoleh informasi terbaru.

“Pantau terus akun media sosial dan kanal resmi Kemnaker biar enggak ketinggalan update-nya,” tulis Kemnaker.

Sebelum Mengeklik Tautan BSU 2026, Ingat Empat Hal Ini:

1. Periksa alamat situs. Pastikan alamat situs benar dan berasal dari kanal resmi Kemnaker.

2. Jaga kerahasiaan data pribadi. Jangan memberikan kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada pihak lain.

3. Jangan membayar biaya pencairan. Waspadai pihak yang meminta uang dengan menjanjikan pencairan BSU.

4. Periksa informasi melalui kanal resmi. Jika ragu terhadap suatu tautan, jangan membukanya. Tutup tautan tersebut dan periksa informasi melalui kanal resmi Kemnaker.

Topik Menarik