Jakarta Esports 2026 Jadi Wadah Bibit Atlet hingga Developer Game Lokal
JAKARTA - Turnamen Jakarta Esports 2026 dapat menjadi wadah untuk bibit-bibit atlet di tengah esports yang semakin digandrungi anak-anak muda. Selain itu, turnamen ini menjadi wadah untuk game lokal.
1. Jakarta Esports 2026
Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Lucky Wulandari, menyatakan Jakarta Esports 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi pengembang game, pemain, komunitas, musisi, dan pelaku industri kreatif.
“Kami berharap acara ini menjadi wadah kolaborasi yang positif dan inklusif, sekaligus membuka kesempatan bagi talenta muda untuk menunjukkan karya dan kemampuannya,” ujar Lucky Wulandari di Jakarta, dikutip Senin (20/10/2026).
Turnamen itu diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini digelar di M Bloc Space, Blok M, Jakarta Selatan, pada 13 November 2026.
Jakarta Esports 2026 terbuka gratis untuk masyarakat. Selain itu, acara ini menempatkan game lokal Indonesia sebagai kegiatan utama, diperkuat kompetisi esports, penampilan musik, cosplay, dan aktivitas komunitas.
Sebagai bagian acara, kompetisi Mobile Legends: Bang Bang akan digelar dengan total hadiah Rp50 juta. Panitia menargetkan keikutsertaan 300 tim; hingga 16 Oktober 2026, sebanyak 126 tim telah mendaftar. Pendaftaran masih dibuka hingga 4 November 2026.
Selain itu, melalui showcasing game lokal, Jakarta Esports 2026 memberikan panggung bagi pengembang Indonesia untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat. Pengunjung dapat mencoba game lokal secara langsung serta berkesempatan bermain bersama pemain profesional yang diundang dalam acara tersebut.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap pengembang dan pelaku industri game lokal mendapatkan ruang untuk memperkenalkan karya mereka, menjangkau audiens yang lebih luas, serta membangun interaksi dengan komunitas dan masyarakat,” ujar Lucky Wulandari.
Jakarta Esports 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju Jakarta 5 Abad serta mendukung upaya memperkuat daya tarik Jakarta sebagai kota kreatif, inklusif, dan berdaya saing global.
Lucky Wulandari berharap kehadiran pengunjung dapat memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian Jakarta, mulai dari transportasi, kuliner, akomodasi, hingga usaha kreatif di sekitar lokasi acara.
2. Jaring Bibit Atlet
Di sisi lain, Kepala Bidang Kompetisi Esports Indonesia (ESI) DKI Jakarta Devrin Cahyanto Pratama, mengatakan turnamen ini dapat menjadi wadah untuk mencari bibit atlet hingga mengembangkan komunitas.
"Dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini pasti sangat mendukung bagaimana caranya kita pencarian bibit atlet, pengembangan komunitas dari grassroot," ucapnya.
Pihaknya mengapresiasi atas dukungan dari Disparekraf DKI Jakarta terkait kegiatan ini.
Pasalnya, ia menjelaskan, dari turnamen ini bisa melahirkan bakat-bakat yang selama ini tidak muncul ke permukaan untuk nanti bisa menjadi pemain profesional.
Devrin menyatakan, untuk seorang pemain bisa menjadi atlet, mereka harus rutin berlatih. Selain itu, menemukan tim yang tepat juga bisa menuntun seorang pemain untuk melangkah ke profesional.
Kembali ke Puncak Klasemen Sementara MotoGP 2026, Jorge Martin Pastikan Tak Naik Meja Operasi
Ia juga menjelaskan, para pemain harus rutin ikut berkompetisi agar bakatnya bisa terlihat dan dipantau tim profesional.
"Dia harus sering berlatih sama ikut turnamen komunitas seperti Jakarta Esports 2026. Jadi akhirnya bisa terlihat sama tim-tim profesional yang sudah ada," tutur Devrin.










