Profil Wamenhan Richard Tampubolon, Jenderal Kopassus Pemburu KKB Pemilik 10 Brevet Tempur
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon dan Marsdya TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026) hari ini.
Keduanya dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 42M Tahun 2026 tentang pengangkatan wakil menteri negara Kabinet Merah Putih periode tahun 2024-2029.
"Bahwa saya, akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Prabowo mendiktekan sumpah jabatan.
Kedua Wamenhan itu mendapatkan tugas masing-masing. Marsdya TNI Yusuf Jauhari membidangi logistik industri pertahanan dan teknologi, sedangkan Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon membidangi strategi doktrin dan pembangunan kekuatan.
Profil Richard Tampubolon
Richard Tampubolon merupakan abituren atau lulusan Akademi Militer 1992 dari kecabangan infanteri yang saat ini menjabat sebagai Wamenhan. Kariernya banyak dihabiskan di Korps Baret Merah Kopassus.
Lulus dari Lembah Tidar, Magelang, Richard bertugas sebagai Pabandya Lid Sintel Makopassus. Setelah itu ditunjuk sebagai Danyon 11/Grup 1/Kopassus, Wadangrup 2 Kopassus, Asintel Danjen Kopassus (2014), Dangrup 2 Kopassus (2014-2015) serta Dangrup 3 Kopassus (2015-2015).
Richard juga pernah dipercaya sebagai Danrindam VI/ Mulawarman (2016) dan Danrem 023/Kawal Samudera (2016-2017). Namun rekan seangkatan Erwin Djatniko (Waasrena KSAD bidang Perencanaan) ini akhirnya kembali ke Cijantung dengan menjabat wadanjen Kopassus.
Kariernya terus menanjak. Sebelum ditunjuk sebagai Dankoopssus TNI, Richard merupakan Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kaskogabwilhan I). Selama tujuh bulan dia menempati jabatan tersebut.
Kariernya semakin moncer saat menempati jabatan Panglima Komando Daerah Militer XVI/Pattimura, tepatnya pada periode 2021 sampai pertengahan 2022. Selanjutnya, pada pertengahan tahun 2022, pria kelahiran 24 Mei 1969 ini mendapat tempat penugasan baru.
Setelah sebelumnya menjabat Pangdam XVI/Pattimura, kali ini Richard Horja mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat (Irjenad). Setelah itu, Richard dipromsikan menjadi Pangkogabwilhan III dan Kasum TNI.
Saat menjabat Pangkogabwilhan III, Richard memerintahkan Panglima Koops Habema untuk mengejar OPM/KKB yang sempat menguasai Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, Papua Tengah sebagai respons atas tindakan mereka menembak warga sipil.
Pasukan TNI akhirnya berhasil menembak dua gerilyawan OPM, satu di antaranya Danis Murib, pada Senin 17 Juni 2024.
Richard kenyang dengan pengalaman tempur. Bahkan dia mempunyai sepuluh brevet yang menghiasi seragam kebesarannya. Antara lain Brevet Kualifikasi Komando Kopassus, Brevet Free Fall, Brevet Para Utama, Brevet Pertempuran Hutan, Brevet Kualifikasi Pandu Udara (Pathfinder), dan Brevet Koopssus TNI.
Selain itu, Richard juga memiliki sejumlah brevet dari militer asing, macam Master Parachutist Badge (US Army), Master Parachutist Badge (Singapore Army), Parachutist Badge (Malaysian Armed Forces), Basic Parachutist Badge (Royal Thai Army).










