OTT BNPB, 5 Orang Berompi Oranye dan Tangan Terborgol Keluar dari Gedung KPK
JAKARTA – Sebanyak lima orang mengenakan rompi oranye dengan tangan terborgol terpantau keluar dari Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (14/10/2026) sore. Mereka sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa 13 Oktober 2026.
Pantauan di lokasi, kelima orang itu terdiri dari seorang perempuan dan empat laki-laki. Mereka keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 16.50 WIB.
Kelimanya terlihat mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK dengan kedua tangan terborgol. Mereka kemudian menaiki mobil tahanan dengan pengawalan petugas tanpa memberikan komentar kepada awak media.
Hingga kini, KPK belum mengungkap identitas kelima orang tersebut maupun peran mereka dalam perkara yang tengah diusut. Namun, KPK mengungkap telah menetapkan sejumlah tersangka dalam OTT tersebut.
"Setelah penyelidikan perkara ini diputuskan naik ke tahap penyidikan pada forum ekspose tadi malam, kemudian Penyidik menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Sebelumnya, KPK menjaring 14 orang dalam OTT di lingkungan BNPB pada Selasa 13 Oktober. Mereka terdiri atas Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, pejabat pembuat komitmen (PPK), serta pihak swasta.
KPK menduga perkara tersebut berkaitan dengan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk pengadaan yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.










