Pep Guardiola Tulis Pesan Menyentuh Usai Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar Peraturan Keuangan
JAKARTA - Pep Guardiola memberikan pesan menyentuh kepada para pemain, staf, penggemar, hingga pemilik Manchester City. Pesan itu disampaikannya usai Komisi Independen menyatakan Manchester City bersalah telah melakukan pelanggaran serius terhadap aturan keuangan Liga Inggris.
1. Pesan Menyentuh Pep Guardiola
Liga Inggris mendakwa Manchester City didakwa oleh Premier League atas lebih dari 100 pelanggaran pada Februari 2023. Manchester City terus membantah pelanggaran tersebut dan berniat mengajukan banding atas keputusan itu.
"Kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai kalian semua,” kata Pep Guardiola yang pernah melatih Manchester City.
Komisi Independen menemukan antara musim 2009-2010 dan 2017-2018, Manchester City mengatur kontrak "palsu" dengan sejumlah mitra komersialnya sebagai bagian dari "skema pendanaan terselubung" untuk meningkatkan pendapatan klub secara artifisial sebesar £830 juta. Hal ini menurut laporan Sky Sports.
"Saya ingin setiap penggemar Manchester City di seluruh dunia tahu bahwa saya ada di sini; lebih dari sebelumnya. Saya selalu—dan akan selalu—mendukung klub saya, pemilik saya, ketua saya, Ferran, para pemain, staf, Enzo (Maresca-red), dan Anda semua, para pendukung kami yang istimewa,” kata Guardiola yang menangani Manchester City pada 2016-2026.
"Izinkan saya menegaskan: kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai Anda semua," ucapnya.
2. Manchester City Bantah Bersalah
Manchester City kecewa dengan keputusan komisi independen tersebut. Klub berjuluk The Citizens itu menyatakan tidak bersalah.
"Klub tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan oleh Liga Inggris dan terdapat bukti komprehensif yang tak terbantahkan untuk mendukung posisi klub terkait kasus ini. Oleh karena itu, klub akan terus berjuang tanpa henti—dan bersikap proaktif jika diperlukan—di setiap forum regulasi dan hukum yang relevan,” demikian pernyataan Manchester City.
Manchester City pun siap banding atas keputusan itu. Itu karena pihak klub berpendapat ada kesalahan dari keputusan tersebut.
"Proses Premier League masih berlangsung, dengan sejumlah elemen penting yang belum rampung. Manchester City FC kini akan menempuh jalur banding yang tersedia, dengan dasar bahwa pendapat tersebut mengandung kesalahan materiil yang jelas—baik dari segi hukum, prinsip, maupun fakta—sehingga tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” katanya.
Berdasarkan peraturan Liga Inggris, setiap upaya banding yang diajukan Manchester City harus sudah diputuskan dalam waktu 12 minggu setelah pengajuan.
Manchester City memiliki waktu hingga hari Jumat untuk mengajukan banding. Sidang banding hanya dapat berlangsung paling lama lima hari. Setelah itu, dewan memiliki waktu 30 hari untuk mengambil keputusan.








