Saham MNC Group Menguat, Fundamental Bisnis Tetap Terjaga

Saham MNC Group Menguat, Fundamental Bisnis Tetap Terjaga

Ekonomi | okezone | Selasa, 29 September 2026 - 19:24
share

JAKARTA — Sejumlah saham MNC Group kembali menguat pada perdagangan Selasa (29/9/2026). Penguatan terjadi di tengah respons positif pelaku pasar setelah saham-saham grup mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya.

Analis Pasar Modal Senior dan Pengamat Saham Reza Priyambada mengatakan, dari sisi fundamental, bisnis MNC Group masih berjalan, baik pada sektor media maupun finansial. Menurutnya, pergerakan saham dalam beberapa hari terakhir lebih banyak dipengaruhi sentimen pasar.

"Kalau dari sisi fundamental, sebenarnya tidak ada masalah. Bisnis medianya MNC masih berjalan. Kemudian bisnis finansialnya juga masih berjalan untuk mendukung grup," ujar Reza, Selasa (29/9/2026).

Menurut Reza, penguatan sejumlah saham MNC Group juga dapat dipicu aksi koleksi investor yang mulai melihat harga saham tersebut berada pada level menarik setelah penghapusan batas minimum Rp50. Hal tersebut tercermin dari penguatan saham MNC Vision Networks Tbk (IPTV) yang naik 8,7 persen ke level Rp25 dan MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) yang menguat 11,63 persen ke level Rp48 pada perdagangan Selasa.

Dia mengatakan, investor perlu melihat kinerja masing-masing emiten berdasarkan kondisi bisnis dan fundamental perusahaan. Menurutnya, setiap entitas dalam Grup MNC memiliki kegiatan usaha dan karakteristik bisnis masing-masing.

Reza menilai sentimen pasar masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan saham-saham MNC Group. Informasi yang berkembang di media sosial juga dapat dengan cepat membentuk persepsi investor sehingga diperlukan pemahaman berdasarkan informasi yang telah terkonfirmasi.

Menurut Reza, perusahaan terbuka memiliki mekanisme keterbukaan informasi dan perangkat komunikasi dengan investor. Karena itu, investor dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan perusahaan melalui sumber resmi, termasuk corporate secretary maupun investor relations.

"Kalau kita melihat suatu kejadian atau suatu berita, paling tidak kita harus mau konfirmasi dulu kebenaran dari berita tersebut," kata Reza.

Dia mengingatkan investor ritel agar tidak menjadikan informasi yang beredar di media sosial sebagai satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan investasi. Menurutnya, investor perlu mempertimbangkan informasi resmi perusahaan serta kondisi fundamental dan perkembangan bisnis masing-masing emiten.

"Jangan terima mentah-mentah berita yang terus langsung dijadikan dasar pengambilan keputusan investasi. Investor juga harus ada effort untuk cari tahu," tutur Reza.

Sebagai informasi, pada perdagangan Selasa (29/9/2026), sejumlah saham Grup MNC tercatat menguat setelah mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya.

Hingga penutupan perdagangan, PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) melonjak 11,63 persen menjadi Rp48 per saham. Saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) juga naik 17,05 persen menjadi Rp206.

Kemudian, saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menguat 9,32 persen menjadi Rp129 dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik 8,11 persen menjadi Rp80. Sementara itu, PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) naik 5 persen menjadi Rp21, PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) menguat 8,7 persen menjadi Rp25, dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) naik 2,17 persen menjadi Rp47.

Menurut Reza, penguatan tersebut menunjukkan adanya respons pelaku pasar terhadap pergerakan harga saham setelah mengalami tekanan. Meski demikian, aktivitas pembelian tidak dapat secara langsung dikaitkan dengan pihak tertentu.

Di sisi lain, Reza menilai investor tetap perlu mencermati perkembangan sentimen pasar dan mengikuti informasi resmi yang berkaitan dengan masing-masing emiten.

"Market itu tidak hanya melihat dari sisi fundamental maupun teknikal, tetapi ada sentimen yang sedang bermain, opini apa yang sedang digiring oleh market, kemudian bagaimana secara psikologis market merespons," pungkasnya.

Topik Menarik