OSL Indonesia Buka Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Ekosistem Aset Digital
OSL Indonesia meresmikan kantor baru di Jakarta untuk memperkuat kehadiran lokal dan mendukung pertumbuhan industri aset digital nasional. Perusahaan menilai kantor fisik tersebut dapat mempererat hubungan dengan nasabah, mitra, komunitas, serta pemangku kepentingan melalui pendekatan berbasis kepatuhan global dan kebutuhan pengguna.
“Sebagai platform crypto exchange dengan standar global yang hadir di Indonesia, kami berkomitmen memberikan layanan sesuai kebutuhan investor Indonesia. Selain hadir dengan kantor fisik, kami juga menghadirkan program Voice of Customer bagi pengguna dan komunitas OSL Indonesia,” kata President Director OSL Indonesia Ivan Arilito dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga:OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
Ivan mengatakan kantor baru tersebut tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas operasional, tetapi juga menjadi ruang bagi perusahaan untuk menerima tanggapan, kritik, dan saran secara langsung dari ekosistem aset digital. Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang OSL Indonesia untuk membangun layanan berdasarkan kebutuhan pengguna.
Melalui program Voice of Customer (VoC), pengguna dan komunitas dapat menyampaikan masukan yang menjadi referensi dalam pengembangan produk. OSL Indonesia juga menghadirkan Market Buzz yang menyajikan berita dan informasi pasar secara real-time untuk membantu pengguna memahami perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan transaksi.“Pertumbuhan industri aset digital perlu dibangun di atas kepercayaan, kepatuhan, edukasi, dan inovasi. Kami optimistis terhadap potensi pasar Indonesia dan akan terus mengambil pendekatan jangka panjang sebagai platform perdagangan aset kripto di Indonesia,” ujar Ivan.
OSL Indonesia tercatat dalam daftar penyelenggara perdagangan aset keuangan digital OJK sebagai PT Multikripto Exchange Indonesia. Perusahaan akan memfokuskan pengembangan platform pada kebutuhan pengguna, manajemen risiko, dan proses operasional yang menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.
Baca Juga:OSL Indonesia Dorong Edukasi Kripto Melalui Mekanisme Insentif
Untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang beragam, OSL Indonesia menyediakan layanan Quick Buy/Sell untuk transaksi spot, Auto Invest dengan strategi dollar-cost averaging (DCA) bagi investor jangka panjang, serta OSL Elite untuk pengguna dengan kebutuhan transaksi dan layanan yang lebih besar.
OSL Indonesia mengingatkan masyarakat bahwa perdagangan dan investasi aset digital memiliki risiko, antara lain fluktuasi harga, kehilangan modal, likuiditas, teknologi, dan perubahan regulasi. Karena itu, pengguna perlu melakukan riset mandiri, memahami karakteristik serta mekanisme setiap aset, dan mempertimbangkan profil risiko sebelum melakukan transaksi.









