Sudah Lelah tapi Susah Tidur? Mungkin Kamu Kurang Magnesium
JAKARTA - Sudah merasa sangat lelah, tetapi ketika berbaring justru susah tidur? Atau malah sering mengalami kram kaki di malam hari? Kondisi seperti ini memang bisa dialami karena berbagai faktor. Salah satunya yang perlu diperhatikan adalah apakah kebutuhan magnesium tubuh sudah tercukupi.
Menurut ahli gizi Lin Li-cen yang dikutip dari The Standard, beberapa keluhan seperti tubuh terasa lelah, sulit tidur, kram pada malam hari, hingga tubuh terasa lesu dapat muncul ketika asupan magnesium tidak tercukupi. Namun, gejala-gejala tersebut tak berarti menunjukkan seseorang mengalami kekurangan magnesium karena bisa juga berkaitan dengan kondisi atau kebiasaan lainnya.
Magnesium merupakan mineral penting yang terlibat dalam lebih dari 300 reaksi enzim di dalam tubuh. Mineral ini berperan dalam berbagai proses, termasuk fungsi otot, produksi energi, dan sejumlah fungsi yang berkaitan dengan sistem saraf.
Magnesium Bikin Tubuh Lebih Rileks
Salah satu peran magnesium adalah membantu mengatur GABA atau gamma-aminobutyric acid, yaitu neurotransmiter yang berkaitan dengan aktivitas sistem saraf.
Asupan magnesium yang cukup dapat mendukung fungsi normal sistem saraf dan otot. Karena itu, magnesium juga sering dikaitkan dengan kemampuan tubuh untuk lebih rileks dan menjaga kualitas tidur.
Magnesium juga berperan dalam fungsi otot. Kalsium membantu otot berkontraksi, sementara magnesium membantu proses relaksasi otot. Ketika kadar magnesium dalam tubuh rendah, fungsi otot dapat ikut terpengaruh dan pada sebagian orang dapat berkaitan dengan munculnya kram.
4 Makanan yang Kaya Magnesium
Untuk membantu memenuhi kebutuhan magnesium, tidak selalu harus mengandalkan suplemen. Ada banyak makanan yang secara alami mengandung magnesium.
1. Sayuran hijau
Bayam, kale, daun ubi, dan bayam merah termasuk pilihan makanan yang bisa menambah asupan magnesium. Sayuran hijau juga bisa menjadi bagian dari pola makan sehari-hari yang seimbang.
2. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Biji labu, biji bunga matahari, wijen hitam, dan kacang mete bisa menjadi pilihan. Selain magnesium, kacang dan biji-bijian juga menyediakan berbagai nutrisi lainnya.
3. Biji-bijian utuh
Oat, beras merah, soba, dan quinoa juga dapat menjadi sumber magnesium. Salah satu cara sederhana untuk menambah asupannya adalah memasukkan lebih banyak biji-bijian utuh ke dalam menu sehari-hari.
4. Produk kedelai dan cokelat hitam
Edamame, kacang hitam, tahu, dan susu kedelai tanpa gula juga bisa menjadi pilihan. Cokelat hitam pun dapat dikonsumsi dalam jumlah wajar. Li-cen menyarankan dua potong kecil cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70 persen.
Kebutuhan magnesium harian sekitar 360–380 miligram untuk pria dan 300–320 miligram untuk wanita. Kebutuhan setiap orang bisa berbeda tergantung usia, jenis kelamin, dan kondisi masing-masing.
Jadi, kalau akhir-akhir ini tubuh terasa lelah atau tidur kurang nyenyak, tidak ada salahnya memperhatikan apakah asupan magnesium dan pola makan secara keseluruhan sudah cukup. Menambahkan sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, atau makanan berbahan kedelai bisa menjadi salah satu langkah sederhana.










