Lewat Analisis Mendalam, Manchester City Terancam Terpental ke Liga 5 Inggris!
PENGAMAT sepakbola ternama sekaligus jurnalis asal Inggris, Ben Jacobs, melempar pernyataan menarik. Ia mengatakan ada potensi Manchester City terpental ke Liga 5 Inggris jika operator sepakbola di Inggris, Premier League dan EFL, melakukan kerjasama untuk menghukum Manchester City yang terbukti melakukan 114 pelanggaran finansial.
Sejauh ini Manchester City belum menerima hukuman atas pelanggaran yang dibuat. Sebab, Manchester City memiliki waktu sekira dua minggu untuk melakukan banding.
1. Manchester City Terancam Degradasi
Hukuman yang ramai dibahas adalah potensi Manchester City terdegradasi dari kasta tertinggi sepakbola Inggris, Premier League. Bahkan Ben Jacobs menilai Manchester City berpotensi terdepak langsung ke Liga 5 Inggris!
Manchester City bisa terpental ke Liga 5 Inggris jika Premier League dan EFL sepakat menolak keikutsertaan The Citizens. Sekadar diketahui, Premier League menaungi Liga Inggris, sedangkan EFL membawahi Championship (Liga 2 ), League One (Liga 3) dan League Two (Liga 4).
“Menurut penilaian saya, Premier League telah mendorong hukuman pengurangan poin yang signifikan, belum pernah terjadi sebelumnya, dan sangat berat. Bahkan sampai membuat Manchester City terdegradasi,” kata Ben Jacobs, Okezone mengutip dari Talksport, Selasa (29/9/2026).
“Jika Manchester City dikeluarkan dari Premier League, EFL berencana membaca putusan tersebut dan berpotensi membuat Manchester City tetap berada di luar EFL (terlempar ke Liga 5 Inggris),” lanjut Ben Jacobs.
“Jadi, dalam skenario terburuk, ada bahaya Manchester City bisa dikeluarkan dari sepakbola (Inggris) secara keseluruhan,” tegas Ben Jacobs.
2. Kronologi Manchester City Tersandung Kasus Pelanggaran Finansial
Tahun 2018, sejumlah dokumen finansial yang berkaitan dengan Manchester City tiba-tiba muncul dalam laporan Football Leaks. Saat itu, media asal Jerman Der Spiegel mendorong UEFA dan Premier League melakukan penyelidikan terhadap aktivitas keuangan The Citizens -julukan Manchester City.
Sampai akhirnya pada 6 Februari 2023, Premier League membawa masalah ini ke komisi independen. Premier League menilai Manchester City melakukan pelanggaran laporan keuangan dari 2009-2010 hingga 2017-2018.
Premier League menilai Manchester City melakukan 115 pelanggaran finansial. Dari 115 tuduhan itu, 54 di antaranya merupakan kegagalan Manchester City memberikan informasi finansial secara akurat kepada Premier League.
Informasi yang dimaksud meliputi pemasukan dari sponsor, pendapatan klub dan banyak lagi. Kontrak pelatih Manchester City pada 2009-2013, Roberto Mancini, juga dipermasalahkan karena The Citizens dianggap tidak transparan.
Setelah itu, sidang berlangsung selama 12 pekan, tepatnya dari 16 September hingga 6 Desember 2024. Setelah sidang kelar, komisi independen membutuhkan waktu hampir dua tahun untuk mencapai keputusan yang dikeluarkan pada Jumat 25 September 2026 malam WIB.









