Cara Memangkas Monstera agar Tumbuh dengan Indah
JAKARTA - Monstera termasuk tanaman hias yang sering mencuri perhatian. Daunnya yang besar dan pertumbuhannya yang tinggi membuat tanaman ini cocok menjadi penghias sudut rumah. Namun, jika dibiarkan begitu saja, monstera bisa tumbuh terlalu besar hingga memenuhi ruangan.
Karena itu, memangkas monstera sesekali bisa mengontrol ukuran dan menjaga bentuknya. Kamu bisa memangkas monstera dengan membuang daun yang menguning, rusak, atau terserang hama dan penyakit.
Meski begitu, monstera sebenarnya tak butuh pemangkasan rutin. Melansir Southern Living, tanaman ini merupakan jenis tanaman merambat, sehingga memangkasnya tak akan membuat monstera tumbuh lebih rimbun. Tujuan memangkasnya hanya untuk menjaga ukurannya, memperbaiki sirkulasi udara, dan mempertahankan bentuk tanaman.
Waktu yang Tepat Memangkas Monstera?
Jika tujuan pemangkasan adalah mengatur bentuk atau ukuran tanaman, waktu terbaik melakukannya adalah saat musim pertumbuhan, yaitu sekitar musim semi dan musim panas. Pada waktu tersebut, tanaman memiliki kesempatan untuk pulih setelah dipangkas.
Hindari memangkas monstera secara berlebihan pada musim dingin karena luka bekas potongan cenderung lebih lambat untuk pulih. Sementara itu, daun yang sudah mati, sakit, atau rusak bisa dipangkas kapan saja.
Cara Memangkas Monstera dengan Benar
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pemangkasan tidak membuat tanaman stres.
1. Gunakan sarung tangan
Sebelum mulai memangkas, gunakan sarung tangan berkebun. Monstera mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
2. Siapkan alat yang bersih dan tajam
Gunakan gunting atau alat pemangkas yang tajam dan bersih. Potong batang dengan sudut sekitar 45 derajat. Alat yang tajam akan membantu menghasilkan potongan yang rapi sehingga batang tidak remuk atau robek.
Jika diperlukan, hormon perangsang akar dapat diberikan pada bagian yang dipotong untuk membantu proses pemulihan serta mengurangi risiko hama dan penyakit.
3. Buang daun yang mati atau menguning
Periksa bagian daun dan batang tanaman. Daun yang mati, patah, atau menguning dapat dipangkas. Daun tua di bagian bawah juga bisa dibuang agar meningkatkan sirkulasi udara dan mengarahkan energi tanaman pada pertumbuhan daun baru. Potong daun sedekat mungkin dengan batang.
4. Pangkas bagian yang terserang penyakit atau hama
Daun yang menunjukkan tanda penyakit atau mengalami kerusakan parah akibat hama bisa dipotong. Namun, jika hama sudah menyerang lebih dari sepertiga bagian tanaman, sebaiknya tanaman ditangani dengan pengendalian hama daripada memangkas terlalu banyak bagian sekaligus.
Setelah memangkas bagian yang sakit atau terkena hama, bersihkan alat pemangkas menggunakan sabun dan air. Alat juga dapat dibersihkan dengan alkohol atau larutan pemutih yang terdiri dari satu bagian pemutih dan sembilan bagian air.
5. Pangkas batang jika monstera terlalu tinggi
Jika monstera sudah tumbuh terlalu tinggi, potong bagian atas batang sesuai ketinggian yang diinginkan. Potongan sebaiknya dilakukan tepat di atas buku daun atau leaf node.
Impulsif, Penuh Riset, atau Ikut Tren? Temukan Gaya Belanjamu di Shopee 9.9 Super Shopping Day
Bagian tersebut nantinya dapat menjadi tempat tumbuhnya daun baru. Potongan batang yang memiliki setidaknya satu buku daun juga dapat digunakan untuk memperbanyak tanaman.
Jika pertumbuhan monstera terlihat tidak seimbang karena mendapatkan cahaya matahari dalam jumlah yang berbeda, bagian yang tumbuh terlalu panjang juga bisa dipangkas tepat di atas buku daun.
6. Pangkas akar udara yang terlalu panjang
Monstera memiliki akar udara yang tumbuh dari batang. Jika akar tersebut sudah menjulur melewati tepi pot, Anda bisa memangkasnya. Potong akar udara dari bagian pangkalnya dan pastikan tidak mengenai batang utama tanaman.
7. Pangkas akar jika ingin mengontrol ukuran tanaman
Untuk membantu mengendalikan ukuran monstera, tanaman dapat dikeluarkan dengan hati-hati dari pot. Akar yang terlalu panjang dapat dipangkas sekitar sepertiganya, kemudian tanaman ditanam kembali menggunakan media tanam yang baru.
Monstera Sudah Terlalu Besar? Jangan Cuma Dipangkas
Jika monstera sudah melebar dan mengambil terlalu banyak ruang, memangkasnya bukan satu-satunya solusi.
Tanaman dapat diarahkan untuk tumbuh ke atas menggunakan penyangga, seperti teralis, tongkat bambu, atau tiang lumut (moss pole). Penyangga tersebut membantu batang monstera yang berat dan menjuntai agar memiliki tempat untuk merambat.
Cara ini juga dapat membantu daun yang tumbuh di bagian bawah mendapatkan lebih banyak paparan cahaya.
Sebelum memasang penyangga, sebaiknya pangkas terlebih dahulu daun yang sudah menguning. Batang kemudian dapat diikat ke penyangga menggunakan tali. Namun, jangan mengikatnya terlalu kencang karena dapat melukai atau menekan batang utama.
Dengan pemangkasan dan penyangga yang tepat, monstera tetap bisa tumbuh dengan baik tanpa membuat ruangan terasa penuh.




