Netanyahu Naik Podium, Puluhan Delegasi Walkout dari Sidang Umum PBB

Netanyahu Naik Podium, Puluhan Delegasi Walkout dari Sidang Umum PBB

Terkini | okezone | Jum'at, 25 September 2026 - 09:27
share

NEW YORK - Puluhan delegasi dari berbagai negara melakukan aksi walkout, saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba di podium untuk menyampaikan pidato dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Kamis (24/9/2026).

Para delegasi terlihat berdiri dan meninggalkan ruang sidang ketika Netanyahu mulai menyampaikan pidatonya. Aksi tersebut menjadi sorotan di tengah kritik internasional terhadap kebijakan Israel dan perang di Gaza.

Sejumlah delegasi bahkan terdengar mencemooh ketika Netanyahu mulai berbicara. Sementara itu, anggota delegasi Israel berdiri dan memberikan tepuk tangan untuk menyambut pidato perdana menteri mereka.

Ketua sidang kemudian meminta para peserta untuk menjaga ketertiban ketika suasana di ruang sidang menjadi gaduh.

Menanggapi aksi walkout tersebut, Netanyahu justru meminta pihak yang tidak ingin mendengarkan pidatonya untuk meninggalkan ruangan.

“Jika masih ada pengecut moral lain yang belum meninggalkan ruangan ini, silakan pergi sekarang,” kata Netanyahu dalam pidatonya.

Dalam pidatonya, Netanyahu menyerang sejumlah pengkritiknya, termasuk Wali Kota New York Zohran Mamdani, serta mengkritik kepemimpinan Iran dan sejumlah negara yang selama ini menjadi sekutu Israel, seperti Inggris dan Prancis.

Netanyahu juga membahas konflik Israel dengan Iran. Dia menyinggung operasi militer yang disebutnya dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Februari lalu.

“Menghancurkan fasilitas nuklir Iran itu sulit, sangat sulit dilakukan,” ujar Netanyahu.

 

Menurutnya, keputusan untuk melakukan serangan tersebut merupakan salah satu keputusan termudah yang pernah dibuatnya sebagai perdana menteri. Netanyahu juga mengklaim tindakan itu diperlukan untuk mencegah ancaman yang menurutnya dapat membahayakan Israel.

Pidato Netanyahu berlangsung di tengah situasi politik dan keamanan yang kompleks di kawasan Timur Tengah. Dia menyebut Israel saat ini menghadapi konflik di tujuh front, yakni Gaza, Tepi Barat yang diduduki, Suriah, Lebanon, Iran, kelompok Houthi di Yaman, serta milisi di Irak.

“Kita akan menang. Kita tidak punya pilihan lain,” tegas Netanyahu.

Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga membahas isu nuklir dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB pada Rabu (23/9/2026).

Pezeshkian mengkritik apa yang disebutnya sebagai standar ganda dalam isu nuklir dan hubungan internasional.

“Senjata nuklir ada di Israel, tetapi para inspektur berada di Iran. Israel membunuh, tetapi Iran dikenai sanksi,” kata Pezeshkian.

Aksi walkout para delegasi menjadi salah satu momen yang paling mencolok dalam pidato Netanyahu di Sidang Umum PBB tahun ini.
 

Topik Menarik