Apa Itu Vasektomi? KB Khusus Laki-Laki yang Dijalani Suami Siti Badriah
JAKARTA - Keputusan Krisjiana Baharudin, suami Siti Badriah, menjalani vasektomi menjadi perhatian setelah ia mengungkap alasan di balik pilihannya tersebut. Krisjiana menyebut keputusan itu sebagai bentuk tanggung jawab dalam perencanaan keluarga sekaligus upaya menghormati pilihan sang istri.
Melalui pernyataannya, Krisjiana mengatakan keputusan menjalani vasektomi tidak terlepas dari keinginannya untuk mengambil bagian dalam perencanaan keluarga.
“Gua memutuskan untuk vasektomi. Kadang para suami itu lupa, di balik hadirnya seorang anak, ada perjuangan seorang istri yang gak sedikit,” ujar Krisjiana dalam video yang diunggah di Instagram.
Lalu, Apa Itu Vasektomi?
Melansir laman Rumah Sakit Siloam, vasektomi adalah prosedur operasi dengan cara memotong atau mengikat vas deferens, yaitu saluran di dalam skrotum yang berfungsi mengalirkan sperma dari testis menuju uretra pada penis. Pada dasarnya, vasektomi merupakan metode kontrasepsi permanen bagi pria yang tidak berencana memiliki anak lagi.
Meski demikian, pria yang telah menjalani vasektomi masih dapat mengalami orgasme dan ejakulasi. Namun, air mani yang dikeluarkan tidak lagi mengandung sperma sehingga dapat mencegah terjadinya kehamilan.
Keunggulan Vasektomi
Terdapat sejumlah keunggulan yang membuat vasektomi menjadi salah satu pilihan kontrasepsi bagi pasangan suami istri, di antaranya:
- Sangat efektif. Vasektomi merupakan metode kontrasepsi dengan tingkat keberhasilan hingga 99 persen dalam mencegah kehamilan.
- Cenderung minim risiko dan efek samping.
- Tidak memengaruhi gairah dan kualitas hubungan seksual. Pria yang telah menjalani vasektomi tetap dapat mengalami ereksi, orgasme, dan ejakulasi.
Efek Samping Vasektomi
Pada dasarnya, vasektomi merupakan prosedur yang tergolong aman dan memiliki risiko komplikasi yang relatif rendah. Namun, terdapat beberapa efek samping atau risiko yang mungkin terjadi setelah menjalani prosedur ini, di antaranya:
- Infeksi pada luka bekas sayatan.
- Hematoma atau penggumpalan darah di dalam skrotum.
- Testis terasa penuh dan tidak nyaman.
- Granuloma sperma, yaitu benjolan keras yang muncul akibat peradangan karena kebocoran sperma.
- Hidrokel, yaitu kondisi ketika terdapat kantung berisi cairan di sekitar testis yang dapat menyebabkan pembengkakan pada skrotum.
- Spermatokel, yaitu kista jinak yang terbentuk di dalam epididimis, yakni tabung yang menghubungkan testis dengan vas deferens.
Demikian penjelasan mengenai prosedur vasektomi. Perlu diingat, vasektomi merupakan prosedur medis yang perlu dilakukan berdasarkan rekomendasi dan evaluasi dokter. Dokter akan mempertimbangkan kondisi pasien untuk memastikan prosedur tersebut sesuai dan aman untuk dilakukan.










