Alasan Suami Siti Badriah Lakukan Vasektomi, Bikin Terharu!

Alasan Suami Siti Badriah Lakukan Vasektomi, Bikin Terharu!

Gaya Hidup | okezone | Kamis, 17 September 2026 - 12:05
share

JAKARTA - Suami Siti Badriah, Krisjiana Baharudin memutuskan menjalani vasektomi setelah dirinya dan sang istri merasa jumlah anak dalam keluarga sudah cukup. Keputusan tersebut ia ungkap sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus penghormatan terhadap tubuh dan pilihan sang istri.

Melalui pernyataannya, Krisjiana mengatakan keputusan menjalani vasektomi tidak terlepas dari keinginannya untuk mengambil bagian dalam perencanaan keluarga.

“Gua memutuskan untuk vasektomi. Kadang para suami itu lupa, di balik hadirnya seorang anak, ada perjuangan seorang istri yang gak sedikit,” ujar Krisjiana dalam video yang diposting di Instagram.

Ia kemudian menyoroti berbagai perjuangan yang harus dilalui seorang perempuan selama kehamilan hingga setelah melahirkan. Mulai dari menjalani kehamilan selama sembilan bulan, mengalami mual dan kelelahan, menghadapi perubahan tubuh, hingga rasa sakit saat persalinan.

Perjuangan tersebut, menurut Krisjiana, masih berlanjut setelah anak lahir. Seorang ibu masih harus menyusui, begadang, serta menjalani berbagai hal lain demi keluarga.

“9 bulan membawa kehidupan di dalam tubuhnya. Melewati mual, lelah, perubahan tubuh, sampai rasa sakit saat melahirkan. Dan setelah itu, masih ada menyusui, begadang, dan masih banyak hal lain yang dikorbankan buat keluarga,” tuturnya.

Tak Ingin Memaksa Siti Badriah Hamil Lagi

Krisjiana menegaskan dirinya tidak memiliki hak untuk memaksa Siti Badriah kembali menjalani kehamilan. Menurutnya, keputusan mengenai kehamilan berkaitan dengan tubuh sang istri sehingga pilihannya harus dihormati.

“Gua gak punya hak untuk memaksa istri gua hamil lagi. Gua juga gak punya hak menentukan apa yang harus dia lakuin sama tubuhnya. Karena itu tubuh dia, dan dia berhak memilih, apakah masih ingin hamil lagi atau enggak,” kata Krisjiana.

Ia mengatakan ketika seorang istri merasa sudah cukup memiliki anak, suami seharusnya tidak memaksakan keinginannya.

“Kalau dia bilang, ‘Aku udah cukup,’ maka tugas gua bukan memaksa, tapi tugas gua adalah menghormati pilihannya,” lanjutnya.

Bagi Krisjiana, setelah melihat berbagai pengorbanan yang dilakukan Siti Badriah untuk keluarga, sudah waktunya dirinya mengambil bagian dalam perencanaan keluarga melalui vasektomi.

Vasektomi Bukan soal Kejantanan

Krisjiana juga menegaskan keputusan menjalani vasektomi bukan berkaitan dengan persoalan kejantanan. Ia memaknainya sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keluarga.

“Vasektomi itu bukan tentang siapa yang lebih banyak berkorban. Bukan tentang kehilangan kejantanan juga. Ini tentang tanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Krisjiana, keputusan tersebut juga menjadi bentuk penghargaan terhadap tubuh dan pilihan pasangan.

“Ini tentang menghargai tubuh dan keputusan pasangan. Tentang cinta yang gak cuma diucapkan, tapi juga dibuktikan,” katanya.

Ia pun menilai cinta kepada pasangan tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi juga perlu diwujudkan melalui tindakan. “Biar Aku yang Ambil Tanggung Jawab”

Lebih lanjut, Krisjiana mengatakan vasektomi merupakan caranya mengambil tanggung jawab dalam perencanaan keluarga.

“Karena kalau istri udah bilang, ‘Aku udah cukup,’ maka sebaliknya sebagai suami, mungkin sudah waktunya gua berkata, ‘Kalau gitu, biar aku yang ambil tanggung jawab selanjutnya,’” tuturnya.

Krisjiana kemudian menyampaikan pesan mengenai pentingnya menghormati hak pasangan atas tubuhnya sendiri.

“Karena mencintai istri, berarti kita juga harus menghormati haknya atas tubuhnya sendiri,” pungkas Krisjiana.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Mandaya Hospital Puri atas pelayanan selama proses vasektomi yang dijalaninya.

“Sebuah langkah kecil untuk hari ini, demi masa depan yang lebih berarti,” tutupnya.

Topik Menarik