Bawang Merah Vs Bawang Putih, Mana yang Lebih Sehat?

Bawang Merah Vs Bawang Putih, Mana yang Lebih Sehat?

Gaya Hidup | okezone | Jum'at, 21 Agustus 2026 - 19:10
share

JAKARTA - Bawang merah dan bawang putih hampir selalu hadir sebagai bumbu dasar berbagai masakan. Keduanya sama-sama memberikan cita rasa khas sekaligus mengandung sejumlah nutrisi dan senyawa yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, jika harus memilih, apakah bawang merah atau bawang putih yang lebih unggul dari sisi kesehatan?

Secara umum, kedua jenis bawang tersebut memiliki kandungan gizi yang cukup mirip. Perbedaannya lebih terlihat pada jenis dan jumlah senyawa tumbuhan yang terkandung di dalamnya, demikian dilansir dari laman Prevention.

Kandungan nutrisi bawang merah

Dalam 100 gram bawang merah, terdapat sekitar 44 kalori, 1 gram protein, 10 gram karbohidrat, dan 2 gram serat. Bawang merah juga mengandung berbagai senyawa antioksidan yang dapat mendukung kesehatan tubuh.

Salah satu keunggulan bawang merah adalah kandungan antosianin. Senyawa yang juga memberikan warna merah keunguan tersebut dikenal memiliki sifat antioksidan dan berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Bawang merah juga mengandung quercetin, salah satu jenis flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Sejumlah penelitian mengaitkan senyawa ini dengan berbagai manfaat, termasuk mendukung kesehatan jantung serta membantu menjaga tekanan darah.

Selain itu, bawang merah menyediakan mineral seperti kalium dan fosfor yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi penting.

Bawang merah bisa memicu masalah pencernaan

Meski memiliki banyak manfaat, bawang merah tidak selalu cocok untuk semua orang. Kandungan fruktan di dalamnya dapat difermentasi oleh bakteri di usus dan menghasilkan gas.

Pada orang yang memiliki sistem pencernaan sensitif, termasuk mereka yang mengalami sindrom iritasi usus atau IBS, konsumsi bawang merah dapat memicu keluhan seperti kembung dan rasa tidak nyaman pada perut.

Bawang putih punya keunggulan tersendiri

Sementara itu, 100 gram bawang putih mengandung sekitar 36 kalori, 1 gram protein, 8 gram karbohidrat, dan 1 gram serat.

Bawang putih juga menyediakan sejumlah nutrisi, seperti vitamin C dan folat. Selain itu, bahan makanan ini memiliki berbagai senyawa tumbuhan yang berpotensi memberikan efek antioksidan.

Bawang putih juga kerap dikaitkan dengan kesehatan jantung dan sistem kekebalan tubuh. Kandungan senyawa tertentu di dalamnya turut memiliki sifat antibakteri.

Dari sisi mineral, bawang putih mengandung fosfor dan seng yang memiliki peran dalam menjaga kesehatan tulang serta mendukung fungsi sistem imun.

Mana yang lebih baik untuk diet?

Jika dikaitkan dengan program penurunan berat badan, baik bawang merah maupun bawang putih dapat menjadi pilihan.

Keduanya relatif rendah kalori dan dapat digunakan untuk memberikan rasa pada makanan tanpa harus menambahkan banyak lemak atau gula. Bawang merah bisa digunakan dalam kondisi mentah, dipanggang, maupun dijadikan acar, sedangkan bawang putih umum digunakan sebagai bumbu dalam berbagai masakan.

Dengan begitu, keduanya dapat membantu membuat makanan sehat tetap memiliki cita rasa yang lebih menarik.

Jadi, bawang merah atau bawang putih?

Tidak ada jawaban mutlak mengenai jenis bawang yang paling sehat karena masing-masing memiliki keunggulan.

Bawang merah cenderung lebih menonjol dari sisi kandungan antioksidan, terutama antosianin dan quercetin. Sementara itu, bawang putih menawarkan sejumlah nutrisi dan senyawa yang mendukung kesehatan jantung serta sistem kekebalan tubuh.

Bagi sebagian orang, bawang putih juga lebih mudah ditoleransi oleh sistem pencernaan dibandingkan bawang merah.

Jadi, daripada hanya memilih salah satunya, mengonsumsi bawang merah dan bawang putih secara bergantian dapat menjadi cara sederhana untuk mendapatkan manfaat dari keduanya sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

Topik Menarik