Deretan Poin Penting Pidato Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR

Deretan Poin Penting Pidato Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR

Nasional | okezone | Jum'at, 14 Agustus 2026 - 16:19
share

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam pidatonya, Prabowo memaparkan capaian pemerintah sekaligus sejumlah agenda pembangunan yang akan dilanjutkan dalam pemerintahannya.

Berikut sejumlah poin penting yang disampaikan Prabowo di antaranya:

- Gaji Hakim Naik hingga 280 Persen

Di bidang hukum, Prabowo menyoroti peningkatan kesejahteraan hakim yang kenaikannya mencapai 280 persen, terutama bagi hakim pada jenjang paling junior. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperkuat kesejahteraan, kehormatan, dan independensi hakim. Bahkan, Prabowo berencana memprioritaskan pembangunan rumah bagi hakim dan petugas pengadilan. 

Menurut Prabowo, Ketua Mahkamah Agung telah menerima informasi bahwa penghasilan Ketua MA Indonesia kini berada di atas Ketua MA Singapura. Sementara rata-rata penghasilan hakim junior Indonesia disebut telah melampaui hakim junior Malaysia.

- Renovasi Sekolah dan Pesantren Rampung 2029

Sektor pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah. Renovasi sekolah dan pesantren di berbagai daerah ditargetkan dapat diselesaikan secara bertahap hingga 2029.

Program tersebut diarahkan untuk memperbaiki fasilitas pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sebelumnya, pemerintah juga telah melaporkan perbaikan ribuan gedung sekolah dan madrasah.

- Prabowo Apresiasi Kinerja DPR

Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap kinerja lembaga legislatif. Menurutnya, DPR telah menyelesaikan 13 rancangan undang-undang hingga menghimpun 10.883 aspirasi masyarakat.

Kerja sama antara eksekutif dan legislatif diperlukan untuk memastikan berbagai agenda pembangunan memiliki landasan hukum dan dapat berjalan secara efektif.

- Komitmen Lanjutkan MBG

Prabowo kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas gizi sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia.

Pelaksanaan MBG sebelumnya telah menjangkau sekitar 20 juta penerima. Ke depan, pelaksanaannya tetap membutuhkan pengawasan agar tepat sasaran, kualitas makanan terjaga, dan anggaran digunakan secara efektif.

- Pedoman Memimpin Indonesia

Prabowo menegaskan, kebijakan pemerintah harus berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945, mengutamakan kepentingan rakyat, serta memperhatikan kepentingan generasi mendatang. Prinsip tersebut menjadi pijakan pemerintah dalam menjalankan pembangunan agar tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan Indonesia.

- Jalankan 121 Kebijakan Transformatif

Prabowo mengungkapkan, pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif sebagai bagian dari upaya melakukan perubahan struktural dan mempercepat program prioritas. Ia menggambarkan pelaksanaan berbagai agenda tersebut sebagai pekerjaan besar yang menuntut kerja keras jajaran pemerintah.

- Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Rampung Akhir 2026

Prabowo menargetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) rampung pada akhir Desember 2026. Hingga saat ini, sebanyak 100 titik KNMP telah rampung.

Setiap kampung akan tersedia pelabuhan, dermaga, tempat pelelangan ikan, penyimpanan ruang dingin, bengkel, pengolahan hasil laut, perumahan, dan fasilitas sosial.

-  Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Adhoc Khusus

Pengadilan ini untuk mengusut dugaan pelanggaran yang dilakukan jajaran direksi perusahaan BUMN selama 30 tahun terakhir. Prabowo mengungkapkan, sejak Danantara dibentuk, ditemukan terdapat 1.074 perusahaan BUMN. 

Jumlah tersebut mengejutkan Prabowo karena sebelumnya dia memperkirakan perusahaan BUMN hanya sekitar 300-400 perusahaan. Menurutnya, sebagian perusahaan BUMN juga menjalankan kegiatan secara tidak semestinya dan tidak bertanggung jawab kepada negara.

- Prabowo Akan Mulai Bahasa Asing dari Kelas 1 SD 

Prabowo menekankan pentingnya menguasai bahasa asing bagi anak-anak di era sekarang. Ia merencanakan pembelajaran bahasa asing akan dimulai tingkat awal sekolah dasar (SD). 

Sejumlah bahasa asing yang dinilai perlu dipelajari, di antaranya Bahasa Mandarin, Inggris, Prancis, Arab, Jepang, dan Spanyol. 

- Sigap Hadapi El Nino

Prabowo menyampaikan kondisi ketahanan pangan Indonesia berada dalam keadaan aman di tengah kekhawatiran dunia terhadap potensi kelaparan massal akibat kesulitan pangan dan cuaca yang tidak menentu. Menurutnya, Indonesia juga siap menghadapi ancaman El Nino yang diperkirakan cukup dahsyat tahun ini, di antaranya terkait kesiapan pangan.

- Swasembada Pangan 8 Komoditas

Prabowo mengungkapkan Indonesia berhasil mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan. Swasembada pangan yang dahulu ditargetkan tercapai dalam 4 tahun, ternyata berhasil dicapai dalam waktu 1 tahun.

Delapan komoditas yang telah mencapai swasembada tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Meski diakui masih terdapat komoditas pangan yang belum mencapai swasembada, salah satunya daging.

Topik Menarik